Amanat.news – Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Tulungagung memiliki nahkoda baru. Mohammad Hasan Ridho terpilih sebagai Ketua Formatur DPD BM PAN Tulungagung dalam Musyawarah Daerah (Musda) VI BM PAN Tulungagung, Minggu (21/12/2025).
Selain ketua formatur, acara yang digelar di Azana Hotel, Kota Tulungagung itu, juga memilih 2 anggota formatur kepengurusan. Yaitu Rijal Abdulloh (Ketua DPD BM PAN Tulungagung periode sebelumnya) dan Rizqi Nur Afina.
Dalam pernyataannya Hasan Ridho menilai BM PAN, khususnya BM PAN Tulungagung, memiliki visi yang baik untuk memberdayakan anak muda. Pengusaha muda dan aktivis HMI Tulungagung ini berjanji akan meneruskan visi dan kerja-kerja kepengurusan sebelumnya.
”BM PAN itu harus sustainable, visi dan kerja-kerja positif yang sudah dilakukan harus berlanjut. Visi dan program di kepengurusan Mas Rijal sudah bagus, saya akan meneruskan dan memperkuatnya,” kata Hasan Ridho.
Sebelumnya, dalam sambutan pembukaan Musda, Rijal Abdulloh menyampaikan bahwa kader BM PAN harus menjadi anak muda yang kuat, memiliki value, dan terhormat. Ia menegaskan kembali arti kata barisan yang memiliki landasan filosofis.
Bahwa barisan memilki makna rapi, kokoh, tersistem, memiliki visi, mempunyai nilai perjuangan, dan siap turun dalam jihad politik. Ia berharap visi tersebut akan berlanjut dalam kepengurusan selanjutnya.
”Kita insyaalloh sudah menyiapkan sumber daya yang bisa kita olah bersama nanti untuk berdaya bersama. Jangan sampai anak-anak muda ini nanti mencari belas kasihan untuk mendapatkan pekerjaan atau berkarya,” ujar Rijal.
Sementara itu, Sekretaris DPW BM PAN Jawa Timur, Abdullah As Syi’abul Huda, yang hadir dalam acara tersebut mengapresiasi pelaksanaan Musda VI DPD BM PAN Tulungagung. Menurutnya, pasca Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW BM PAN Jatim, Tulungagung yang pertama melaksanakan Musda.
”Ini menunjukkan bahwa mesin partai terus berjalan, mesin partai terus bergerak, terutama dari anak-anak mudanya,” ujar Abdullah dalam sambutannya.
Abdullah menegaskan mengenai makna BM PAN sebagai tempat kaderisasi Partai Amanat Nasional. Ia memastikan bahwa mereka yang berkhidhmat dan meneruskan kepengurusan DPD BM PAN Tulungagung tidak salah tempat.
”Saya pastikan saudaraku semua yang nanti meneruskan DPD BM PAN Tulungagung tidak akan pernah salah tempat berproses di BM PAN. Karena BM PAN adalah kawah candradimuka, semua akatualisasi ruang kaderisasi pan semua dimulai dari BM PAN,” tegas Abdullah.
Kader muda yang akrab dipanggil Cak Wo itu juga menegaskan tentang kesetiaan BM PAN kepada organisasi induknya. Menurutnya, kader-kader BM PAN harus berada dalam satu barisan yang kokoh dan setia pada perjuangan PAN.
”Satu kata, satu hati, satu komando. Kalau kita sudah berkhidmat di BM PAN maka kita harus setia pada PAN. Anak muda tidak punya kekuatan ekonomi lebih, tidak punya pengaruh lebih tapi memiliki satu modal dasar, integritas. Yaitu kesetiaan pada PAN,” ucap Abdullah. HK
