Amanat.news – Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan menekankan pentingnya percepatan distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi lembaga pendidikan berbasis keagamaan. Ia mencatat adanya perbedaan waktu pelaksanaan antara sekolah umum dan madrasah yang perlu segera disinkronkan agar seluruh siswa mendapatkan hak yang sama.
Politisi yang akrab disapa Zulhas tersebut mengungkapkan hal itu saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Jombang, Jumat (10/4/2026). Ia meninjau langsung pelaksanaan MBG di dua sekolah, yakni SMAN 2 Jombang dan MAN 1 Jombang.
“Kami melihat SMA Negeri di Jombang sudah lebih dulu menikmati program ini. Sementara untuk MAN 1 Jombang, laporannya baru hari ini dimulai. Perbedaan jeda waktu ini yang harus kita pangkas,” ujar Zulhas dikutip dari RMOLJatim.
Zulhas memaparkan data cakupan layanan MBG untuk sekolah umum yang hampir menyentuh angka 85 persen. Namun, untuk sekolah berbasis agama seperti madrasah tsanawiyah, aliyah, hingga pondok pesantren, layanannya masih berkisar di angka 15 persen.
Kondisi inilah yang mendorong Zulhas untuk segera menginstruksikan Badan Gizi Nasional (BGN) agar bergerak lebih cepat. Ia menandaskan bahwa seluruh institusi pendidikan, tanpa memandang status berbasis umum atau agama, harus mendapatkan prioritas yang setara.
“Kami sudah rapat koordinasi agar BGN mempercepat penyaluran di sekolah-sekolah berbasis agama. Jangan sampai ada anak-anak kita di pesantren atau madrasah yang merasa tertinggal dari rekan-rekan mereka di sekolah umum,” tegasnya.
Sementara itu, Anggota Fraksi PAN DPR RI, Ahmad Rizki Sadig, menilai, kesenjangan pelaksanaan pelayanan MBG antara sekolah umum dan sekolah berbasis agama, khusnya di pondok pesantren, terjadi karena mekanisme berbeda. Salah satunya mengenai penyediaan dapur yang terkait dengan Kementerian Agama sehingga perlu koordinasi lebih lanjut.
“Saya kira salah satu tujuan Menko Pangan keliling di beberapa ponpes untuk menyerap aspirasi para pimpinan pondok untuk dikomunikasikan lintas sektoral khususnya Kementrian Agama, karena Menko Pangan sebagai koordinator percepatan pelaksanaan MBG,” ungkap Rizki yang turut mendampingi kunjungan Zulhas di Jatim. HK
