Amanat.news – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengucapkan belasungkawa atas wafatnya KH. Abdul Halim Mahfudz (Gus Lim). Zulhas menyampaikan itu saat melakukan kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Kamis (9/4/2026).
Rombongan Zulhas tiba di Tebuireng sekitar pukul 17.00 WIB dan disambut langsung oleh pengasuh ponpes, KH. Abdul Hakim Machfudz atau yang akrab dipanggil Gus Kikin. Zulhas hadir didampingi anggota Fraksi PAN DPR RI; Ahmad Rizki Sadig, Gus Syaiful Nuri, dan Slamet Ariyadi.
“Saya ucapkan turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya kakanda Gus kikin dan Bapak Presiden menitipkan salam karena belum bisa hadir takziah langsung,” ucap Zulhas.
KH. Abdul Halim Mahfudz meninggal dunia dua hari lalu, Rabu, 8 April 2026, di RS Sudono Madiun. Almarhum merupakan pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syifiiyah, Seblak, Diwek, Jombang.
Kakak kandung Gus Kikin tersebut adalah putra KH. Mahfudz Anwar dengan Nyai Abidah, putri dari KH. Maksum bin Ali dengan Nyai Khoiriyah Hasyim. Dari garis ibunya, Gus Lim maupun Gus Kikin masih merupakan cicit dari pendiri Nahdlatul Ulama (NU), KH Hasyim Asy’ari.
Selain mengucapkan belasungkawa, dalam pertemuan singkat tersebut, Zulhas juga sempat mengungkapkan mengenai kedekatannya dengan KH. Sholahudin Wahid. Menurut Zulhas, hubungan dekat itu terjalin saat Gus Sholah berada di Jakarta.
“Saya paling dekat itu dengan Gus Sholah, di Jakarta kan ada Ipang anaknya,” kata Zulhas , dikutip dari tebuireng.online.
“Gus Sholah itu memang orang berintegritas,” balas Gus Kikin mengenai pengasuh Ponpes Tebuireng yang meninggal dunia 6 tahun lalu itu.

Seusai beramah-tamah, Menko Zulhas dan rombongan melaksanakan salat maghrib berjamaah di Masjid Tebuireng. Salat jamaah ini terasa istimewa karena bersama-sama dengan ratusan santri dan diimami langsung oleh Gus Kikin.
Acara silaturahmi kemudian dilanjutkan dengan ziarah ke makam para masyayikh Tebuireng. Mereka berdoa dan menabur bunga di makam KH. Hasyim Ashari, KH. Wahid Hasyim, KH. Sholahudin Wahid, dan makam presiden ke-4 RI, KH. Abdurrahman Wahid.
Ahmad Rizki Sadig menjelaskan, kunjungan Zulhas ke Tebuireng merupakan bagian perjalanan menyampaikan salam dari presiden kepada para pimpinan ponpes. Kesempatan ini juga digunakan untuk menyosialisasikan program-program unggulan pemerintah.
“Insyaalloh perjalanan menyampaikan salam dari presiden kepada para pimpinan ponpes berjalan lancar dan bisa membawa maslahat bagi banyak orang khususnya santri-santri ponpes di wilayah Jawa Timur,” ujar Ketua DPW PAN Jawa Timur itu. HK
