Amanat.news – DPD PAN Kabupaten Kediri menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda), di Convention Hall Simpang Lima Gumul (SLG), Minggu (28/6/2026). Kegiatan ini sebagai penegasan bahwa DPD PAN Kabupaten Kediri saat ini fokus memperkuat fondasi organisasi melalui kaderisasi dan penguatan struktur.
“Fokus kami saat ini adalah memperkuat organisasi hingga ke desa karena di sana lah ujung tombak perjuangan partai. Ketika struktur kuat dan kader bekerja untuk masyarakat, maka kesiapan menghadapi agenda politik berikutnya akan terbentuk dengan sendirinya,” kata Ketua DPD PAN Kabupaten Kediri, M. Yusuf Azis dikutip dari ujungpena.id.
Rakerda dihadiri oleh seluruh kader PAN Kabupaten Kediri sampai di tingkat desa atau kelurahan dan relawan yang berbasis TPS. Ketua DPW PAN Jawa Timur, Ahmad Rizki Sadig, dan beberapa pengurus DPW PAN Jawa Timur juga hadir.
Yusuf menjelaskan, Rakerda merupakan agenda organisasi setelah proses penataan kepengurusan di tingkat kecamatan dan desa selesai dilaksanakan. Rakerda dirangkai dengan pelantikan pengurus DPC, DPRt, serta pembentukan Relawan PAN.
“Sebelumnya kami telah menyelesaikan Musyawarah Cabang (Muscab) secara menyeluruh, termasuk penataan struktur di 26 kecamatan serta 344 desa dan kelurahan. Kini kami menyatukan visi dan misi sekaligus menurunkan platform partai agar dapat dijalankan oleh seluruh kader,” ujar Yusuf di hadapan media.
Rakerda tidak hanya diikuti oleh jajaran pengurus partai, tetapi juga melibatkan relawan di tingkat desa hingga yang berbasis RT dan TPS. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat mesin organisasi di akar rumput.
“Dengan organisasi yang kuat hingga tingkat RT dan TPS, kami optimistis PAN akan semakin dekat dengan masyarakat dan siap menghadapi berbagai agenda politik ke depan,” lanjut mantan Ketua Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Kediri tersebut.
Selain penguatan struktur, DPD PAN Kabupaten Kediri juga menyiapkan berbagai program pemberdayaan masyarakat hingga tingkat desa. Menurut Yusuf, kader PAN bukan hanya menjadi mesin politik, tetapi harus hadir memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
“Kami ingin PAN tidak hanya dikenal saat momentum pemilu. Kader harus hadir di tengah masyarakat melalui program-program yang nyata. Prinsip kami sederhana, setiap kader harus memberi manfaat bagi lingkungannya,” ungkap Yusuf. HK
