Amanat.news – Musyawarah Daerah (Musda) VI BM PAN Gresik menjadi ajang konsolidasi pemetaan strategis peran kader muda PAN untuk merebut kursi di Dapil kosong. BM PAN Kabupaten Gresik berkomitmen membantu mengembalikan 5 kursi DPRD yang pernah diraih PAN Gresik.
Komitmen tersebut disampaikan Ketua DPD BM PAN Kabupaten Gresik terpilih, Alfarisi Hudan Hakiki, dalam Musda yang digelar di Kantor DPD PAN Gresik, Sabtu (30/5/2026). Sebagai awal, ia menargetkan pembangunan struktur organisasi hingga tingkat ranting sebagai bagian konsolidasi pemenangan.
“Target pertama, konsolidasi cabang hingga ranting dan memberikan pengaruh atau warna pergerakan kepemudaan di Kabupaten Gresik. Insyaalloh kita juga akan fokus membantu pemenangan PAN di Pemilu 2029 untuk mengembalikan 5 kursi yang pernah kita raih,” kata Alfarisi.
Selain kader-kader BM PAN dari seluruh kecamatan, Musda VI BM PAN Gresik juga dihadiri oleh 3 legislator PAN yang duduk di DPRD PAN Kabupaten Gresik. Mereka mendampingi dan menyaksikan lahirnya komitmen kader muda untuk setia dan loyal terhadap perjuangan PAN.
Sekretaris DPW BM PAN Jawa Timur, Abdullah As Syi’abul Huda, yang hadir dalam Musda, menyambut baik komitmen tersebut. Menurut Abdullah, forum Musda BM PAN menjadi ajang konsolidasi pemetaan strategis peran kader muda PAN untuk mengisi kursi di Dapil kosong.
“Jadi kalau hari ini 3 kursi, target kita ke depan mengembalikan 5 kursi yang pernah diraih PAN Gresik atau minimal 4 kursi untuk menjadi 1 fraksi,” ucap Abdullah.
Tiga kursi PAN di DPRD Gresik yang diduduki Sudadi, Faqih Usman, dan Mustajab, diisi dari 3 Dapil berbeda yaitu Dapil 5, Dapil 6, dan Dapil 7. Untuk mendapatkan 5 kursi, secara realistis PAN bisa memaksimalkan 2 Dapil lain dari 9 Dapil yang ada.
“Dua Dapil nanti yang akan menjadi Battle Ground fokus pemenangan BM PAN di luar 3 Dapil yang sudah memiliki kursi,” ungkap Abdullah.
Abdullah menambahkan, kader-kader BM PAN harus berani mengambil kesempatan menjadi Caleg dan berkomitmen merebut kemenangan bersama PAN. Hal ini sebagai bentuk suksesi dan kaderisasi PAN di semua tingkatan.
“Tugas BM PAN di Jawa Timur hanya 1 yakni mempertahankan kursi yang ada dan menambah kursi yang menjadi peluang. Itu bentuk keloyalan dan kesetiaan kita kepada partai ini,” lanjut laki-laki yang akrab dipanggil Cak Wo itu.
Abdullah melihat anak-anak muda sebagai ceruk potensial untuk kemenagan PAN. Ia berharap kader-kader BM PAN bisa membawa pengaruh positif kepada anak-anak muda di Kabupaten Gresik untuk bergabung dan membesarkan PAN.
“Caranya dengan begerak dan terus hadir dalam denyut nadi rakyat Gresik. Aktivis BM PAN wajib memiliki Social Base yang bagus di hati rakyat Gresik,” tegas Abddullah. HK
