Amanat.news – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifil Hasan (Zulhas), memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Penyelenggara Program MBG di Provinsi Jawa Timur, Kamis (19/2/2026). Ia mengapresiasi capaian jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jatim yang menjadi terbanyak dan memenuhi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
“Alhamdulillah, Jawa Timur sudah termasuk yang terbaik dan terbanyak, juga sudah memenuhi SLHS juga perbanyak, ya,” kata Zulhas seusai Rakor di Gedung Gubernuran Jawa Timur, Jalan Pahlawan, Surabaya.
Zulhas menegaskan, seperti dikutip dari RRI.co.id, untuk menyukseskan program MBG ini, sebanyak 17 Kementerian turut dilibatkan. Selain itu, Pemerintah Daerah baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota, juga diminta mengawal keberhasilan program ini.
“Seluruh pemerintah daerah, ada tujuh belas kementerian memiliki tanggung jawab untuk mendukung penuh pelaksana utama BGN yaitu Badan Gizi Nasional,” ucapnya.
Rakor tersebut sekaligus sebagai ajang sosialisasi Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025. Isi Perpres ini tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis, yang turut melibatkan pemerintah daerah.
“Jadi tidak ada alasan pemerintah daerah tidak bisa terlibat, atau tidak ikut terlibat. Karena dalam Perpres itu jelas semua pemerintah daerah dan kementerian wajib untuk mendukung suksesnya BGN dalam melaksanakan makan bergizi gratis ini,” katanya tegas.
Selain Menko Zulhas, hadir dalam Rakor tersebut Menkes Budi Gunadi Sadikin, Mendikdasmen Prof. Abdul Mu’ti, dan kepala BGN Dadan Hindayana, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak, dan Sekretaris Daerah Provinsi Jatim Adhy Karyono. Tampak pula 2 anggota DPR RI dari Fraksi PAN, Ahmad Rizki Sadig dan Arizal Tom Liwafa. HK
