Amanat.news – Fauzun Safaroh, ibunda almarhumah Novia Widyasari Rahayu, berkunjung ke Kantor DPW PAN Jawa Timur, Jalan Darmokali, Surabaya, Senin (18/7/2022). Kedatangan Fauzun untuk mengucapkan terimakasih atas perhatian PAN saat keluarganya mendapat musibah akhir tahun lalu.

“Saya datang ke Partai Amanat Nasional DPW Jawa Timur dalam rangka berterimakasih kepada PAN karena PAN ini sudah sangat berkontribusi ketika saya mendapatkan musibah,” ucap Fauzun.

Perempuan 45 tahun itu datang ditemani adik perempuannya, Ririn. Kedatangan mereka disambut oleh Direktur Operasional DPW PAN Jawa Timur, Kurnia Setiadi dan sejumlah pengurus.

Fauzun mengaku, PAN sangat peduli kepada dirinya dan anak-anaknya. PAN telah memberikan dukungan moril dan materiil pada saat keluarganya menghadapi musibah. Menurutnya, PAN telah memberikan support ketika dia dan keluarga merasa sangat terpuruk.

“Saya bisa bangkit, saya bisa tetap berada di sini, semua karena dukungan dari banyak pihak, salah satunya dari Partai Amanat Nasional,” lanjut Fauzun.

Karena itu, kata Fauzun, dirinya mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada seluruh pimpinan dan kader PAN. Baginya, apa yang telah dilakukan oleh PAN adalah pertolongan luar biasa yang ia rasakan secara langsung.

“Saya tidak bisa membalas kebaikan PAN, saya hanya bisa berdoa, semoga PAN semakin menjadi partai yang berkarya lebih, menjadi partai yang dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, seperti yang telah saya rasakan secara langsung,” ungkapnya.

Seperti diketahui, kasus Novia Widyasari pernah viral dan menjadi perhatian publik. Pada Kamis (2/12/2021), mahasiswi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Brawijaya itu tewas bunuh diri di makam ayahnya, di Dusun Sugihan, Desa Japan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Novia diduga depresi akibat tindakan pemerkosaan dan pemaksaan aborsi oleh kekasihnya sendiri. Bripda Randy Bagus, sang kekasih, kemudian divonis 2 tahun penjara oleh hakim Pengadilan Negeri Mojokerto. Belakangan, pada tahap banding, hukumannya diperberat menjadi 5 tahun penjara.

Sepekan setelah kematian Novia, juru bicara muda PAN, Siti Maidina, datang mengunjungi makamnya. Siti juga menemui Fauzun Safaroh untuk memberikan dukungan moril dan menyerahkan bantuan duka.

“Sebagai perempuan saya merasa miris dan sedih membaca berita Novia Widyasari. Kami yakin dan percaya kasus bunuh diri ini tidak berdiri sendiri. Pasti ada yang memicu rasa frustasi hingga sampai bunuh diri,” ujar Siti di Mojokerto, Jumat (10/12/2021).

Siti menjelaskan bahwa PAN mengecam tindakan pemerkosaan dan pemaksaan aborsi yang diduga memicu tindakan bunuh diri Novia. Siti juga meminta pihak kepolisian RI untuk mengusut tuntas kasus tersebut dan menindak tegas pelakunya.

“Kami meminta polisi mengusut tuntas kasus ini dan bertindak tegas pada siapapun pelakunya bahkan jika pelakunya adalah oknum polisi sendiri,” tegas Siti. #

Leave a Reply

Your email address will not be published.