Amanat.news – Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan meninjau fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Nikmat Barokah di Kedung Asem, Surabaya, Kamis (19/2/2026). SPPG ini menjadi salah satu percontohan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) karena telah memiliki kelengkapan sertifikasi.
“Ini bisa menjadi rujukan, menjadi contoh. Karena masih ada beberapa yang belum dibangun atau belum selesai SLHS-nya. Kalau ada kendala bisa bertemu Ibu,” kata menteri yang akrab dipanggil Zulhas tersebut.
Ibu yang dimaksud Zulhas adalah Yayuk, pengelola SPPG Nikmat Barokah. SPPG ini telah memiliki Sertifikasi Laik Higiene Sanitasi (SLHS), sertifikat yang wajib dimiliki dapur MBG, sesuai kriteria yang diatur dalam Perpres No 115 Tahun 2025.
Dapur MBG yang beroperasi sejak 19 Agustus 2025 itu telah menyuplai sekitar 4.000 porsi makanan untuk sekolah-sekolah di sekitar Kedung Baruk. Total mempekerjakan 50 orang yang terdiri dari akuntan, ahli gizi, dan 47 relawan yang merupakan warga sekitar dan korban PHK.
Mereka sehari-hari bertugas menyiapkan berbagai varian menu makanan dengan standar higienis dan gizi tinggi, sehingga mendapat pujian dari Zulhas. Bahkan SPPG Nikmat Barokah juga memiliki sertifikat halal.
“Sebagai contoh standart, ada ahli gizinya, ini sudah sesuai yang ditentukan oleh Badan Gizi Nasional,” ucap politisi yang juga menjabat Ketua Umum PAN itu.
Zulhas datang ke Dapur MBG Nikmat Barokah didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhi Karyono. Tampak pula anggota Komisi XI DPR RI sekaligus Ketua DPW PAN Jawa Timur, Ahmad Rizki Sadig. HK
