Amanat.news – Pameran pendidikan bertajuk ‘Inspire Education Festival 2026’ mendapat apresiasi dari banyak kalangan. Salah satunya dari Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) dan PNF (Pendidikan Non Formal) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surabaya, Dikky Syadqomullah. M.HES.
Ia menilai, pameran pendidikan semacam ‘Inspire Education Festival 2026’ sangat diperlukan karena menjadi wadah bagi sekolah-sekolah untuk menunjukkan potensi dan daya tariknya. Selain itu juga menjadi ajang bagi anak didik untuk menunjukkan kreativitas dan kemampuannya.
“Di situlah masyarakat bisa melihat kelebihan dan potensi sekolah yang beragam, sehingga mereka akhirnya berpikir dan menilai sekolah mana yang cocok dengan putra-putrinya. Maka menurut hemat kami, Majelis Dikdasmen PDM Surabaya, pameran semacam ini sangat penting,” ujar Dikky saat ditemui di Maspion Square, Surabaya, Kamis (15/10/2026).
Lebih lanjut, laki-laki yang akrab dipanggil Ustadz Dikky itu menjelaskan, pameran tersebut penting karena sangat dibutuhkan, baik oleh masyarakat maupun sekolah-sekolah itu sendiri. Melalui pameran pendidikan, masyarakat dan sekolah bisa saling mengisi dan saling memahami satu dengan lain tentang apa yang mereka butuhkan.
“Pameran semacam ini memang dibutuhkan oleh masyarakat, juga sekolah, karena saling mengisi. Istilahnya ada take n give, baik dari sekolah maupun masyarakat, sehingga mereka akan saling memahami satu dengan yang lain,”lanjut Ustadz Dikky.
Tokoh muda yang pernah menjadi Caleg PAN untuk DPR RI pada Pemilu 2024 itu berharap, pameran-pameran pendidikan semacam itu, dapat sering diadakan. Minimal setahun 2 kali dengan melihat momentum kelonggaran waktu sehingga tidak berbenturan dengan agenda-agenda utama sekolah-sekolah terkait.
“Memang ini perlu persiapan, jadi diadakan paling tidak setahun 2 kali litu sudah luar biasa, karena di situ banyak anak-anak yang bisa kita tampilkan dan juga masyarakat pun semakin banyak referensi tentang keadaan-keadaan sekolah,” ucapnya.
Pameran pendidikan bertajuk ‘Inspire Education Festival 2026’ digelar oleh Lembaga Sekolah Alam Surabaya, SABAYA Talent Based School, di lobby utama Maspion Square, Surabaya, 14 – 18 Oktober 2026. SABAYA berkolaborasi dengan Maspion Square serta didukung oleh Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Jawa Timur dan Majelis Dikdasmen PNF PDM Surabaya.
Menanggapi kolaborasi tersebut, Ustadz Dikky menilai bahwa hal itu merupakan kerja sama positif yang perlu dilanjutkan. Para pihak, baik dari lembaga swasta maupun pemerintah, bisa saling support untuk memajukan dunia pendidikan, khususnya menggali potensi-potensi positif yang dimiliki sekolah-sekolah.
“Saya pikir itu sangat perlu ya. Harapannya, networking yang kita bangun semua harus bersinergi dan berkolaborasi. Ada keterlibatan dari banyak instansi, baik itu swasta maupun pemerintah,” pungkas Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Jawa Timur periode 2018–2022 itu. HK
