Amanat.news – Lembaga Sekolah Alam Surabaya, SABAYA Talent Based School, menggelar pameran pendidikan bertajuk ‘Inspire Education Festival 2026’, 14 – 18 Oktober 2026. Digelar di lobby utama Maspion Square, Surabaya, event ini menjadi ajang sekolah-sekolah menampilkan inovasinya di bidang pendidikan.
“Pameran ini bertujuan mengajak sekolah-sekolah untuk menunjukkan bahwa sekolah-sekolah tersebut terus mengembangkan inovasi-inovasi dalam proses pembelajaran. Nah, biar masyarakat paham tentang itu tentu saja kan harus disyiarkan, salah satunya lewat event ini,” kata Direktur SABAYA, Agus Anang Fatoni, Rabu (14/10/1016).
Menurut Agus, masyarakat lebih sering mendapatkan informasi mengenai sekolah berkaitan dengan isu-isu yang sedang ramai diperbincangkan. Sebaliknya, mereka kekurangan informasi mengenai hal-hal positif lain yang dilakukan sekolah tersebut, khususnya tentang inovasi.
“Jadi dengan pameran ini, biar masyarakat tahu bahwa sekolah nggak melulu disibukkan oleh hal-hal yang lagi ramai sekarang seperti MBG dan lain-lain, sehingga tidak mengetahui informasi tentang inovasi-inovasi yang dilakukan,” kata laki-laki yang juga kader Partai Amanat Nasional (PAN) Jawa Timur itu.
Pameran diikuti oleh 12 sekolah dan lembaga pendidikan berbagai jenjang, dari taman kanak-kanak hingga sekolah tinggi yang ada di Surabaya. Yaitu TK ABA 5, SD Muhammadiyah 7, SD Muhammadiyah 15, SMP Muhammadiyah 3, SMP Muhammadiyah 4, SMP Muhammadiyah 10, MTS Muhammadiyah 20, SMP Negeri 28, SMA Al Falah, SMA Muhammadiyah 10, STAI KH. Khoiriddim, dan PP Umul Quroo.
Seperti tema yang diusung ‘inspiring minds shapping the future’, sekolah-sekolah tersebut hadir untuk membagikan inspirasi melalui inovasi-inovasi yang mereka lakukan. Salah satunya SMPN 28 yang menampilkan inovasi ecoprint atau tehnik memberi warna pada kain menggunakan warna alami yang berasal dari tumbuhan.
“Tema ‘inspiring minds shapping the future’ diambil karena adanya keinginan dari sekolah-sekolah itu untuk bisa menginspirasi kita semuanya. Jadi pendidikan hari ini untuk masa depan esok yang lebih baik,” jelas Agus.
Pembukaan ‘Inspire Education Festival 2026’, dihadiri sejumlah tokoh pendidikan dari lembaga terkait. Mereka adalah Plt. Kepala Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Jawa Timur yang diwakili M. Toni Satria Dugananda, dan Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) dan PNF (Pendidikan Non Formal) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surabaya, Ustadz Dikky Syadqomullah. M.HES.
Hadir pula Direktur Maspion IT, Ir. Okky Tri Hutomo, M.IT. Acara pembukaan disemarakkan unjuk kebolehan seni oleh sejumlah siswa dari beberapa sekolah yang di antaranya merupakan siswa-siswa istimewa penyandang disabilitas.
“Melalui gelaran ini kami juga memberikan ruang kepada talenta-talenta muda dengan mengajak mereka untuk berpartisipasi, unjuk kebolehan atau perform di pembukaan pameran,” pungkas Agus. HK
