Amanat.news – Ketua DPW BM PAN Jawa Timur, Roki Wardoyo, membakar semangat kader-kader muda PAN dalam Musyawarah Daerah (Musda) VI BM PAN Pasuruan Raya, Senin (1/6/2026). Roki mengajak mereka berani bertarung dan melawan mitos bahwa Pasuruan adalah ‘lahan tandus’ bagi PAN.
“Anak muda itu modalnya ya berani bertarung dalam medan kontestasi apapun. Kalau nggak berani terus mau modal apa lagi? Uang yo nggak gablek (ya tidak punya). Modalnya hanya waktu dan energi untuk bertarung,” kata Roki dalam sambutannya.
Roki mengungkapkan, selama ini daerah Pasuruan sering disebut sebagai ‘lahan tandus’ bagi perkembangan PAN. Bersama wilayah Tapal Kuda lainnya, Pasuruan menjadi tempat yang sulit bagi PAN untuk menambang suara dalam pertarungan elektoral.
”Tapi ketika saya hadir di Musda ini, saya berpikir bahwa semua itu hanya mitos. Saya yakin kita mampu menembus mitos itu. Kita punya DPR RI di sini. Manfaatkan itu untuk membuka lahan baru yang akan kita jadikan episentrum pemenangan PAN,” lanjut Roki.
Selain Ketua DPW BM PAN Jatim, Musda VI DPD BM PAN Kota dan Kabupaten Pasuruan dihadiri anggota Fraksi PAN DPR RI, H. Syaiful Nuri. Ketua DPD PAN Kota Pasuruan, Aris Budi Prasetyo, juga hadir untuk memberikan motivasi dalam Musda yang semarak oleh teriakan takbir itu.
Dalam sambutannya, Syaiful Nuri menegaskan tentang peran BM PAN sebagai garda terdepan perjuangan partai. Ia menganologikan peran tersebut dengan istilah ujung tombak yang tajam, sakit bila kena kulit, dan mampu menembus tanah sekalipun itu tanah yang tandus.
’Sesuai dengan filosofi ujung tombak tersebut, maka tancapkan panji-panji partai ini di semua lahan yang katanya tandus untuk PAN. Ayo berkolaborasi. Kader BM PAN wajib menjadi Caleg untuk menjaga marwah partai ini agar tetap berkibar di wilayah Pasuruan Raya,” ucap Syaiful Nuri.
Sementara Aris Budi Prasetya memberikan motivasi kepada kader-kader BM PAN dengan meminta mereka membantu mewujudkan minimal 3 kursi PAN di DPRD Kota Pasuruan. Menurut Aris, jika itu terwujud sama halnya dengan menanam ’saham blue chip’ bagi eksistensi organisasi BM PAN.
”Bagaimana caranya membantu? Kalian harus berani nyaleg di 2029. Karena itu akan menjadi langkah awal kalian berproses, hadir dan membantu masyarakat,” tegas Aris.
Musda yang digelar di RM Kebon Pring tersebut akhirnya memilih Derajat Herri Wibowo sebagai Ketua DPD BM PAN Kota Pasuruan dan Khusin Ali Ridho sebagai Ketua DPD BM PAN Kabupaten Pasuruan. Meski berangkat dari latar belakang berbeda, 2 orang ini sama-sama memiliki komitmen membawa BM PAN menjadi organisasi anak muda yang berdampak baik untuk masyarakat.
Di Pasuruan, Derajat Herri Wibowo dikenal sebagai pelatih akademi sepak bola Klub Darul Ulum. Sedangkan Khusin Ali Ridho yang akrab disapa Habib Ali merupakan tokoh anak muda, pemimpin sebuah majelis sholawat sekaligus pengusaha travel. HK
