Amanat.news – Kader-kader Barisan Muda Penegak Amanat Nasional harus memanfaatkan organisasi ini sebagai sarana personal branding. Kader BM PAN juga harus membranding diri melalui media sosial karena ia akan menjadi tokoh yang kelak memiliki andil membesarkan partai.
Pernyataan itu disampaikan Anggota Fraksi PAN DPRD Jawa Timur, Abdullah Abu Bakar, saat memberi sambutan dalam Musyawarah Daerah (Musda) VI BM PAN di Hotel Grand Surya, Kediri, Minggu (24/5/2026). Musda bersama ini diikuti DPD BM PAN Kota Kediri, Kabupaten Kediri, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Malang, dan Kota Malang.
“BM PAN sebenarnya tempat membranding diri kita masing-masing. Karena apa, kalau kita sudah di BM PAN kita tentu punya jaringan yang cukup banyak. Kita punya kawan-kawan yang bisa kita tanya bagaimana daerahmu melakukan sesuatu hal, bagaimana di daerahmu membranding BM PAN atau membesarkan partai bersama-sama,” ungkap Abdullah Abu Bakar.
Politisi yang akrab disapa Mas Abu itu menjelaskan bahwa saat ini kita hidup di 2 dunia, yaitu di alam nyata dan di dunia maya atau media sosial. Menurutnya, kedua dunia itu harus disikapi secara balance atau seimbang.
“Karena semua orang sekarang akan melihat diri kita itu di sosial media terlebih dahulu,” lanjut wakil rakyat yang terpilih dari Dapil Jatim 8 (Kediri Raya) itu.
Ia menjelaskan, branding melalui media sosial menjadi sarana untuk orang lain mengetahui integritas kita, sehingga kemudian disukai dan elektabel (dipilih). Mas Abu juga meminta semua kader dan organisasi BM PAN bergerak berdasar data.
“Contohnya Fery Irwandi. Elektabel. Berdasarkan apa dia ngomong. Dia ngomong berdasarkan data, tidak hanya cuma katanya. Katanya begini, katanya begitu. Dia bicara berdasar data. Ndak berani orang mbantah dia, karena dia ada dasarnya, dasarnya adalah data,” ungkap Mas Abu.
Sementara itu, Musda VI Bersama 5 DPD BM PAN di Kediri akhirnya memilih 5 nama menjadi nahkoda DPD-DPD BM PAN tersebut. Mereka masing-masing adalah; Kota Kediri: Yosi Amura Hasikin, Kabupaten Kediri: Ricky Saikhu, Kabupaten Nganjuk: Sodiqul Hanafi, Kota Malang: Adie Krismanto, dan Kabupaten Malang: Isman Hakim Wahyudi.
Sekretaris DPW BM PAN Jawa Timur, Abdullah As Syi’abul Huda, mengatakan, Musda bersama ini merupakan konsolidasi strategis untuk menyambut kerja-kerja pemenangan PAN di Pemilu 2029. Ia berharap ketua-ketua terpilih bisa segera bergerak menjalankan organisasi untuk mendukung kerja-kerja pemenangan tersebut.
“Insyaalloh ketua-ketua yang baru dapat memberikan manfaat dan menjalankan lokomotiv BM PAN sebagai penggerak utama pemenangan PAN di Pemilu 2029. Karena BM PAN sebagai sebuah lokomotiv gerakan menjadi penting untuk posisi-posisi strategis pemenangan partai khususnya di kalangan Gen Z dan milenial,” ujar Abdullah seusai Musda yang juga dihadiri anggota Fraksi PAN DPRD Kediri, M. Yusuf Azis, itu. HK
