Amanat.news – DPW PAN Jawa Timur bekerjasama dengan Kementerian Dalam Negeri RI menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk anggota DPRD di Malang, 10 -12 Juni 2022. Mars NU ‘Syubbanul Wathan’ sempat berkumandang dalam acara yang diselenggarakan di Hotel Alliante tersebut.

Ya lal wathon ya lal wathon ya lal wathon hubbul wathon minal iman wala takun minal hirman inhadlu alal wathon..,” demikian ratusan peserta Bimtek melantunkan lagu ciptaan KH Wahab Chasbullah tersebut.

Kumandang lagu yang juga dikenal dengan ‘Ya Lal Wathan’ tersebut bermula saat Ketua MPP PAN Jatim, H. Masfuk, memberikan sambutan. Dalam pidatonya ia memberikan pujian untuk tokoh Muslimat Jawa Timur, Dewi Masyithoh, yang hari itu berkenan hadir.

“Jadi anggota DPR itu harus gagah. Gagah seperti Ibu Dewi Masyithoh ini. Saya jadi ingin menyanyikan lagu Ya Lal Wathan,” kata Bupati Lamongan 2000-2010 itu yang lantas memimpin lantunan Ya Lal Wathan.

Ketua DPW PAN Jatim, Ahmad Rizki Sadig, yang duduk di depan bersama anggota F-PAN DPR RI dari Dapil Jatim beserta anggota F-PAN DPRD Jatim pun turut menyanyikan. Beberapa peserta Bimtek bahkan meminta lagu ini diulang dinyanyikan.

“Diulang, Pak. Kita rekam,” teriak Maftukin, anggota F-PAN DPRD Tuban.

Bimtek PAN diikuti oleh 91 anggota DPRD Kabupaten/Kota se-Jatim, enam anggota DPRD Jatim, dan lima anggota DPR RI dari Jatim.Kepala BPSDM Kemendagri, Dr. Sugeng Hariyono menjadi pemateri pada acara bertema ‘Penguatan Fungsi dan Peran Legislatif Dalam Agenda Reformasi’ ini.

Ketua DPW PAN Jatim, Ahmad Rizki Sadig, menjelaskan, Bimtek ini merupakan ajang untuk berbagi ilmu berkaitan dengan agenda-agenda politik ke depan. Ia mengingatkan bahwa mulai Agustus 2022 ini sudah memasuki persiapan menuju agenda besar demokrasi di 2024.

“Salah satu tulang punggung demokrasi di negeri ini adalah partai politik. Kita sudah berijtihad untuk bernaung di bawah bendera PAN, maka sebagai perwakilan yang duduk di DPR RI, DPR propinsi dan kabupten, kita berdiskusi bagaimana menebarkan manfaat kepada yang belum duduk,” kata Rizki.

Anggota Komisi I DPR RI itu juga kembali menjelaskan tentang tagline ‘Jatim Basis PAN’ yang digaungkannya. Bahwa Jatim Basis PAN tidak sekadar bagaimana PAN meraih kursi sebanyak-banyaknya, tapi bagaimana PAN Jatim bisa berada di tengah-tengah masyarakat.

“Representasinya apa? Representasinya ya kursi, kursi yang kita peroleh di setiap Daerah Pemilihan. Wakil kita di tingkat kota/kabupaten, propinsi, maupun pusat harus ditambah. Setiap Dapil kita punya kursi,” jelas legislator dari Dapil Jatim VI tersebut. HK

Leave a Reply

Your email address will not be published.