Amanat.news – Kontestasi menuju pemilihan Ketua Umum Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) mulai memasuki babak baru. Di tengah semakin dekatnya pelaksanaan Kongres BM PAN, Calon Ketua Umum BM PAN Mitra Fahrudin menjadi kandidat pertama yang turun langsung menyapa kader BM PAN di Jawa Timur.
Mitra melakukan kunjungan silaturahmi ke Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) BM PAN Jawa Timur, Kamis (2/7), di Kantor DPW PAN Jawa Timur. Kunjungan tersebut disambut hangat oleh Ketua DPW BM PAN Jawa Timur Roki Wardoyo, Sekretaris DPW BM PAN Jawa Timur Abdullah As Syi’abul Huda, serta jajaran pengurus DPW BM PAN Jawa Timur.
Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab namun penuh substansi. Mitra bersama jajaran pengurus DPW BM PAN Jawa Timur terlibat diskusi intens mengenai arah organisasi, tantangan regenerasi kepemimpinan, hingga visi BM PAN dalam memperkuat peran anak muda di tubuh Partai Amanat Nasional.
Wakil Ketua Badan Keorganisasian DPW BM PAN Jawa Timur, Akbar Brilianto, menyebut langkah Mitra layak diapresiasi karena menjadi kandidat pertama dari enam bakal calon Ketua Umum yang datang langsung ke Jawa Timur.
“Sudah pasti kami menyambut baik kunjungan silaturahmi seperti ini untuk menyamakan persepsi mengenai visi organisasi BM PAN ke depan. Saya kira posisi strategis Jawa Timur menjadi pertimbangan dalam penentuan arah organisasi ke depan,” ujar Akbar.
Menurutnya, Jawa Timur memiliki basis kader yang besar sehingga sudah semestinya menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian serius dari para kandidat Ketua Umum.
Akbar menilai, komunikasi langsung dengan kader daerah jauh lebih bermakna dibanding hanya menyampaikan visi melalui media sosial atau pernyataan publik.
“Momentum Kongres sudah semakin dekat. Kader di daerah tentu ingin mendengar langsung gagasan para kandidat. Silaturahmi seperti ini menjadi ruang dialog yang sehat agar kader benar-benar mengenal sosok yang akan memimpin BM PAN ke depan,” katanya.
Langkah Mitra pun dinilai menjadi sinyal awal bahwa persaingan menuju kursi Ketua Umum BM PAN mulai bergerak ke daerah. Kehadirannya di Jawa Timur menunjukkan bahwa membangun komunikasi langsung dengan kader menjadi bagian penting dalam meraih kepercayaan menjelang Kongres.
Kini sorotan kader BM PAN Jawa Timur tertuju kepada lima kandidat lainnya. Akankah mereka mengikuti jejak Mitra Fahrudin dengan datang langsung ke Jawa Timur untuk berdialog, menyampaikan gagasan, dan membangun komunikasi dengan salah satu basis kader terbesar BM PAN?
Dengan pelaksanaan Kongres yang tinggal menghitung waktu, kunjungan Mitra Fahrudin berpotensi menjadi standar baru dalam kontestasi. Sebab, kader daerah kini bukan hanya menunggu nama pemenang, tetapi juga ingin melihat siapa yang benar-benar hadir, mendengar, dan membangun hubungan sejak sebelum pemilihan berlangsung.//CW
