Amanat.news – Ketua DPD PAN Kota Mojokerto, Moeljadi, hadir dalam Musyawarah Daerah (Musda) VI BM PAN Kota Mojokerto, Rabu (10/6/2026) Malam. Ia hadir untuk mengajak kader-kader muda PAN aktif melakukan kerja-kerja advokasi kerakyatan.
Ia menjelaskan, bahwa aktif berpartai bukan berarti hanya melakukan kegiatan kepartaian dan kerja-kerja pemenangan Pemilu setiap 5 tahun. Membesarkan partai sekaligus memenangkan elektoral juga bisa dilakukan dengan membantu rakyat.
“Masih banyak ruang-ruang yang bisa kita lakukan, banyak tempat untuk kita berkiprah, tidak mesti harus ngomong partai. Misalnya membantu rakyat dengan melakukan kerja-kerja advokasi terhadap kebijakan publik, membantu pengurusan KIS atau yang lain,” kata Moeljadi.
Anggota DPRD Kota Mojokerto ini mengajak kader-kader muda PAN untuk menjadikan aktivitas berpartai sebagai sarana untuk beribadah. Membantu rakyat, mengadvokasi persoalan-persoalan yang dialami masyarakat, adalah bentuk ibadah tersebut.
“Apa yang kita jalani di partai ini harus kita anggap ibadah. Jangan dipikir di partai ini cuma ngumpul seneng-seneng, terus cari suara. Nggak. Ketika ada seseorang menggunakan KIS dan dipersulit rumah sakit, kemudian kalian membantu pengurusannya, itu adalah ibadah,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPW BM PAN Jawa Timur, Roki Wardoyo, kembali menegaskan tentang peran kader-kader BM PAN untuk ikut kerja-kerja pemenangan PAN di Pemilu 2029. Ia meminta kader-kader BM PAN bersinergi dengan DPD PAN dalam membentuk relawan hingga ke tingkat TPS.
“Saya harapkan teman-teman BM PAN, khususnya di Kota Mojokerto ini, bersinergi dengan DPD PAN untuk membentuk relawan sampai tingkat TPS. Saya juga meminta teman-teman melakukan banyak kreativitas dalam upaya pemenangan PAN nanti,” ujar Roki.
Musda yang digelar di NR Coffee, Kota Mojokerto, itu, akhirnya memilih Bagus Tri Waluyo sebagai Ketua DPD BM PAN Kota Mojokerto. Bagus merupakan sosok yang memiliki pemahaman kuat terhadap perjuangan BM PAN dan PAN, karena terlibat lama dalam kesekretariatan DPD PAN Kota Mojokerto. HK
