Skip to content
cropped-cropped-Logo-Amanat-news1a.jpg

Suara Amanat Jawa Timur

Primary Menu
  • HOME
  • Amanat Nasional
  • Amanat Jatim
  • Kabar Fraksi
  • Ragam
  • Sosok
  • Suara Amanat
  • DOWNLOAD
  • LIVESTREAMING
Watch Video
  • Home
  • Suara Amanat
  • Rp 300 Miliar untuk Jamkrida: Prioritas atau Paradoks Kebijakan?
  • Suara Amanat

Rp 300 Miliar untuk Jamkrida: Prioritas atau Paradoks Kebijakan?

Heru Krisdianto April 22, 2026
WhatsApp Image 2026-04-22 at 09.46.18
Post Views: 25

Oleh : Dr. Suli Da’im, MM*

Amanat.news – Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, keputusan Pemerintah Provinsi Jatim menyertakan modal sebesar Rp 300 miliar kepada Jamkrida Jawa Timur memunculkan tanda tanya serius.

Kebijakan ini terasa janggal ketika, pada saat yang sama, Gubernur Khofifah Indar Parawansa menekankan pentingnya efisiensi anggaran.

Publik pun wajar bertanya: di mana letak prioritas kebijakan ini, dan apakah benar mencerminkan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan APBD?

Dalam perspektif manajemen modern, organisasi—baik publik maupun bisnis—dituntut mencapai efisiensi melalui optimalisasi sumber daya yang tersedia, bukan semata-mata melalui penambahan modal.

Peter Drucker, dalam The Effective Executive, menegaskan bahwa efektivitas organisasi terletak pada kemampuan menghasilkan kinerja maksimal dari sumber daya yang terbatas.

Artinya, ketika kinerja belum optimal, solusi utamanya bukan selalu tambahan dana, melainkan pembenahan tata kelola, strategi, dan kepemimpinan.

Jika dilihat dari siklus hidup organisasi, Jamkrida sebagai BUMD yang telah lama beroperasi seharusnya berada pada fase matang.

Pada fase ini, perusahaan idealnya mampu membiayai ekspansi secara mandiri—melalui laba ditahan, inovasi produk, serta efisiensi operasional.

Ketergantungan yang berulang terhadap penyertaan modal pemerintah justru dapat dibaca sebagai sinyal stagnasi, bahkan kegagalan dalam membangun model bisnis yang berkelanjutan.

Lebih jauh, penyertaan modal dalam jumlah besar di tengah melemahnya daya beli masyarakat berpotensi menciptakan distorsi prioritas pembangunan.

APBD yang bersumber dari pajak rakyat semestinya dikembalikan dalam bentuk program yang langsung menyentuh kebutuhan publik—seperti pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, dan penguatan UMKM.

Ketika anggaran tersebut dialokasikan untuk menopang BUMD yang semestinya telah mandiri, muncul pertanyaan tentang keadilan fiskal dan arah keberpihakan kebijakan.

Baca Juga  Refleksi 25 Tahun, Menakar Interelasi PAN - Muhammadiyah

Dari sudut pandang agency theory, relasi antara pemerintah sebagai pemilik dan manajemen BUMD sebagai pengelola juga patut dicermati. Tanpa mekanisme kontrol yang kuat, penyertaan modal berisiko menimbulkan moral hazard.

Manajemen bisa kehilangan dorongan untuk efisien karena selalu ada jaminan dukungan dana. Dalam jangka panjang, kondisi ini justru melemahkan daya saing dan profesionalisme BUMD itu sendiri.

Padahal, Pemerintah Provinsi Jawa Timur memiliki opsi yang lebih strategis. Keberadaan Bank Jatim sebagai institusi keuangan daerah yang relatif kuat dapat dimaksimalkan melalui sinergi dengan Jamkrida.

Integrasi layanan keduanya berpotensi memperluas akses pembiayaan tanpa harus bergantung pada suntikan modal besar dari APBD.

Kolaborasi semacam ini tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memperkuat ekosistem keuangan daerah secara berkelanjutan.

Dalam literatur manajemen strategis, Michael E. Porter melalui konsep competitive advantage menekankan bahwa keunggulan organisasi ditentukan oleh kemampuannya menciptakan nilai—baik melalui efisiensi biaya maupun diferensiasi layanan.

Jika Jamkrida masih membutuhkan tambahan modal besar untuk bertahan atau berkembang, maka yang patut dipertanyakan adalah di mana letak keunggulan kompetitifnya. Apakah model bisnisnya masih relevan, atau ada persoalan mendasar dalam manajemen dan strategi?

Kritik terhadap kebijakan ini bukan berarti menolak peran BUMD dalam pembangunan ekonomi daerah. Sebaliknya, BUMD perlu diperkuat agar benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi sekaligus sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Namun, penguatan tersebut harus bertumpu pada reformasi tata kelola, transparansi kinerja, serta inovasi bisnis—bukan sekadar penambahan modal.

Pada akhirnya, efisiensi anggaran tidak boleh berhenti sebagai retorika, melainkan harus tercermin dalam setiap keputusan kebijakan.

Penyertaan modal Rp 300 miliar kepada Jamkrida, tanpa penjelasan yang utuh mengenai urgensi dan dampaknya, berpotensi menggerus kepercayaan publik.

Baca Juga  Evaluasi Mudik Lebaran 2025, Catatan Infrastruktur Hingga Kegawatdaruratan

Pemerintah Provinsi Jatim perlu memastikan bahwa setiap rupiah APBD benar-benar bekerja untuk kesejahteraan rakyat, bukan sekadar menopang entitas bisnis yang seharusnya telah mampu berdiri di atas kaki sendiri.

Jika prinsip ini diabaikan, APBD berisiko kehilangan esensinya sebagai instrumen keadilan sosial. Dan pada saat itulah, skeptisisme publik terhadap arah kebijakan pembangunan daerah akan semakin menguat.#

*Dosen FEB Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSura) dan Wakil Ketua Fraksi PAN DPRD Jatim.

Catatan Redaksi: Opini ini juga dimuat di PWMU.co

Continue Reading

Previous: BM PAN Jatim Kecam Hoaks Fitnah Zulhas, Dukung Kader Lapor Polisi

Related Stories

WhatsApp Image 2025-12-04 at 12.51.23 PM
  • Suara Amanat

Isu Banjir dan Siasat Framing yang Menyasar Ketum PAN Zulkifli Hasan

Chris Wahyu December 4, 2025
DSC05487
  • Suara Amanat

Muswil VI BM PAN Jatim dan Keberanian Membuka Pertarungan

Chris Wahyu November 16, 2025
IMG-20251111-WA0013
  • Suara Amanat

Masa Depan BM PAN Jatim: Zona Nyaman atau Naik Level?

Heru Krisdianto November 11, 2025

Recent Posts

  • Rp 300 Miliar untuk Jamkrida: Prioritas atau Paradoks Kebijakan?
  • BM PAN Jatim Kecam Hoaks Fitnah Zulhas, Dukung Kader Lapor Polisi
  • Sebut Pembatasan Gadget Langkah Progresif, Suli Da’im: Perlu Juknis Agar Efektif dan Tak Multitafsir
  • Uji Lab Kemenkes Temukan Narkotika dalam Vape, Suli Da’im: Ini Ancaman Serius Masa Depan Bangsa
  • Kunjungan ke Jombang, Zulhas Komitmen Percepat Distribusi MBG untuk Madrasah dan Pesantren.

Follow IG @pan_jatim

DPW PAN JATIM

pan_jatim

AKUN RESMI
Dewan Pimpinan Wilayah PAN JATIM
@ars_jatim @achmadrubaie
@husnulaqib99 @heri_romadhon
#jawatimurbasisPAN

🌱 Tahun ini, Provinsi Jawa Timur dapat Dana Bag 🌱 Tahun ini, Provinsi Jawa Timur dapat Dana Bagi Cukai Hasil Tembakau terbesar di Indonesia, yaitu Rp 3,5 Triliun!

🌾 Tapi perolehan bagi hasil cukai yg besar ini belum diimbangi dgn upaya mengurai keresahan para petani tembakau atas serapan hasil panen, yg masih tak menentu.

@amanatnasional 
@zul.hasan 
@ars_jatim 

#PANjatim #zulkiflihasan #rizkisadig #satukatasatuhati #bantupanganbanturakyat #petaniberdaya #tebarmanfaat #jawatimur
🧏‍♀️ Komisi E DPRD Prov Jatim tengah seri 🧏‍♀️ Komisi E DPRD Prov Jatim tengah serius mempersiapkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perlindungan Perempuan & Anak sbg prioritas legislasi 2025.

👩‍💻 Kenapa penting? Raperda ini buat lawan kekerasan berbasis gender online (KBGO) yg makin marak di era digital. Jadi, gak cuma perlindungan fisik tp juga perlindungan di dunia maya

@amanatnasional 
@zul.hasan 
@ars_jatim 

#PANjatim #zulkiflihasan #rizkisadig #satukatasatuhati #perempuanaman #anakterlindungi #jatimbasisPAN #bantupanganbanturakyat
💥 Sapi Presiden, luur! Bukan sapi sembarangan! 💥 Sapi Presiden, luur! Bukan sapi sembarangan! 🐂✨

Peternakan iki mbois pool, tiap tahun jadi langganan presiden..😎 

Tahun ini, giliran Presiden Prabowo boyong sapi Ongole seberat 1,02 ton dari Desa Takerharjo, Selokuro, Lamongan buat kurban. Tahun-tahun lalu? Presiden Jokowi juga ambil dari sini. 🔁

Apa rahasianya? Bukan cuma soal makan dan kandang, tapi care yang total 🎯 Dari rumput pilihan sampai rutinitas harian, semuanya dijaga biar sapi-sapinya glow up jadi bintang kurban tiap tahun! 🌟🐄

Pak Teguh, pemilik peternakan ini, bukan cuma jual sapi, tapi bangun reputasi..💙🔥
Jadi bukti jika peternak lokal sangat bisa diandalkan..🇮🇩

@amanatnasional
@zul.hasan
@ars_jatim

#PANjatim #zulkiflihasan #rizkisadig #satukatasatuhati #bantupanganbanturakyat #kurban #tebarmanfaat
💡Kenapa harus bebani APBD terus..?? PAN usul m 💡Kenapa harus bebani APBD terus..??

PAN usul modal Bank UMKM jangan diambil dari APBD Jatim. Mending kerja sama sama Bank Jatim, biar APBD tetap bisa dipakai buat bantu sekolah anak-anak tak mampu, dan program kesejahteraan lainnya. 

Dengan begini, beban APBD berkurang, BUMD makin semangat cari untung, dan masyarakat Jatim makin sejahtera! 💪🌟

@amanatnasional 
@zul.hasan 
@ars_jatim 

#PANjatim #zulkiflihasan #rizkisadig #satukatasatuhati #bantupanganbanturakyat #panganuntukindonesia #jatimbasisPAN
🔝 Fraksi PAN DPRD Prov Jatim berpandangan bhw s 🔝 Fraksi PAN DPRD Prov Jatim berpandangan bhw seharusnya Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tdk cuma kejar profit sj, tapi jg berusaha memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

👷‍♂️ Jadi yg dipilih jd direktur, pengawas, dan Komisaris harus yg professional dan memang pinter di bidangnya 

@amanatnasional 
@zul.hasan 
@ars_jatim 

#PANjatim #zulkiflihasan #rizkisadig #satukatasatuhati #bantupanganbanturakyat #panganuntukindonesia #jawatimur #tebarmanfaat
“Industri rokok, terutama di Jawa Timur, adalah “Industri rokok, terutama di Jawa Timur, adalah penyumbang terbesar penerimaan negara dari sektor cukai, bahkan mencapai sekitar 60 persen secara nasional. Tapi kita juga harus jujur bahwa banyak pelaku usaha kecil yang menghadapi tekanan berat karena tingginya beban cukai,” ujar Rizki Sadig, Anggota Komisi IX DPR RI - yang juga Ketua DPW PAN Jawa Timur ini.

@amanatnasional 
@zul.hasan 
@ars_jatim 

#PANjatim #zulkiflihasan #rizkisadig #satukatasatuhati #bantupanganbanturakyat #umkm #jawatimur
🌾 dari sosok2 spt Mas Kurniawan Adi, pemenang P 🌾 dari sosok2 spt Mas Kurniawan Adi, pemenang Petani Milenial Inovatif dari Desa Selokuro - Lamongan ini, kita bisa mengenali kembali potensi pangan kita yg sangat kaya, namun mulai terlupakan

🌱 yukk luurr...kita dukung bersama pertanian lokal dgn mengenal, mencoba, & mengangkat kembali warisan budaya sekaligus inovasi pangan yg luar biasa di daerahmu masing2 

@amanatnasional 
@zul.hasan 
@ars_jatim 

#PANjatim #zulkiflihasan #rizkisadig #satukatasatuhati #bantupanganbanturakyat #panganuntukindonesia #petanimilenial #petaniberdaya
Ada beberapa catatan dari Fraksi PAN DPRD Prov Jaw Ada beberapa catatan dari Fraksi PAN DPRD Prov Jawa Timur utk LKPJ Gubernur Jatim 2024, salah satunya tentang kemiskinan di pedesaan.

Dari sisi jumlah, kemiskinan di Jawa Timur memang berkurang, tetapi indkes kedalaman kemiskinan naik. Artinya, rata2 jarak nilai pengeluaran rumah tanggal miskin terhadap garis kemiskinan bertambah lebar.

Kedalaman kemiskinan di pedesaan lebih tinggi dibandingkan dgn perkotaan. Ini mengindikasikan, perlunya sumber daya lebih besar utk mengentaskan kemiskinan di pedesaan.

#PANjatim #zulkiflihasan #satukatasatuhati #bantupanganbanturakyat #panganuntukindonesia #tebarmanfaat #jawatimur
Hari ini bukan sekedar peringatan, tapi ajakan unt Hari ini bukan sekedar peringatan, tapi ajakan untuk bangkit, bukan sendiri - tapi bersama-sama. 

Karena ketika langkah kecil bertemu, satu kata satu hati, saling menguatkan, manfaat yg tercipta bisa menjangkau lebih luas, lebih dalam, & lebih bermakna.

Selamat Hari Kebangkitan Nasional 🇮🇩
Bangkit bersama, Wujudkan Indonesia Kuat !

#PANjatim #zulkiflihasan #satukatasatuhati #bantupanganbanturakyat #kebangkitannasional #tebarmanfaat
Solusi konkret terkait penyediaan bahan bakar peng Solusi konkret terkait penyediaan bahan bakar pengganti yang ramah lingkungan sangat diharapkan oleh para perajin tahu di Tropodo - Sidoarjo. 

Agar mereka bisa menekan biaya produksi sehingga produknya tetap mampu bersaing di pasaran.

@amanatnasional 
@zul.hasan 
@ars_jatim 

#PANjatim #zulkiflihasan #satukatasatuhati #bantupanganbanturakyat #panganuntukindonesia #tahu #Sidoarjo
🍜 Di PAN Jatim, kami punya rahasia kecil yg bik 🍜 Di PAN Jatim, kami punya rahasia kecil yg bikin setiap hidangan tak cuma lezat, tapi juga punya makna

@amanatnasional 
@zul.hasan 
@bimaaryasugiarto 
@ars_jatim 

#PANjatim #zulkiflihasan #satukatasatuhati #bantupanganbanturakyat #UMKM #berdaya
📣 Transparansi dan partisipasi publik menjadi k 📣 Transparansi dan partisipasi publik menjadi kunci dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Jawa Timur 2025-2029

🌱 Karena itu Fraksi PAN Jatim menegaskan bhw masyarakat Jawa Timur harus menjadi bagian aktif dlm menentukan arah pembangunan, agar program yg dihasilkan benar2 berdampak nyata bagi kesejahteraan 

@amanatnasional 
@zul.hasan 
@ars_jatim 

#zulkiflihasan #PANjatim #bantupanganbanturakyat #satukatasatuhati #tebarmanfaat #panganuntukindonesia
Load More... Follow on Instagram

Video

https://www.youtube.com/watch?v=2QVyQ0YsqQM&t=49s

Gallery

IMG_20210829_092933
Ulang Tahun PAN
IMG_20210827_102107
Penyerahan Simbolis 1jt Kartu Perdana
WhatsApp Image 2021-08-26 at 08.12.50
Penterahan SK DPD Kota Malang
WhatsApp Image 2021-08-26 at 08.12.50 (2)
Penyerahan SK DPD Kota Pasuruan
WhatsApp Image 2021-08-26 at 08.12.50 (1)
Penyerahan SK DPD Jember

You may have missed

WhatsApp Image 2026-04-22 at 09.46.18
  • Suara Amanat

Rp 300 Miliar untuk Jamkrida: Prioritas atau Paradoks Kebijakan?

Heru Krisdianto April 22, 2026
IMG_8412
  • Amanat Jatim

BM PAN Jatim Kecam Hoaks Fitnah Zulhas, Dukung Kader Lapor Polisi

Heru Krisdianto April 22, 2026
suli-daim-1-1-768x497
  • Kabar Fraksi

Sebut Pembatasan Gadget Langkah Progresif, Suli Da’im: Perlu Juknis Agar Efektif dan Tak Multitafsir

Heru Krisdianto April 16, 2026
DSC01793 (1)
  • Kabar Fraksi

Uji Lab Kemenkes Temukan Narkotika dalam Vape, Suli Da’im: Ini Ancaman Serius Masa Depan Bangsa

Heru Krisdianto April 14, 2026
  • Disclaimer
  • Download
  • LIVESTREAMING
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Copyright © amanat jatim | MoreNews by AF themes.