Amanat.news – Memperingati HUT ke-28 PAN, PAN Jawa Timur menyemarakkannya dengan berbagai acara dan kegiatan. Mulai isbat nikah massal, panggung budaya, hingga pengajian yang menghadirkan pendakwah muda kondang, Gus Iqdam.
Direktur Eksekutif DPW PAN Jawa Timur, Kurnia Setiadi, menjelaskan, untuk tahun ini, perayaan ultah PAN dikemas lebih membumi dan merakyat. Perayaan juga dikemas dengan semangat kebermanfaatan untuk masyarakat dan lebih relijius.
“Seperti tahun lalu, PAN Jatim merayakan ultah 28 PAN sekaligus juga merayakan kemerdekaan RI. Tapi kali ini dengan konsep yang lebih membumi, merayakannya dengan lomba-lomba yang umum digelar masyarakat,” jelas Kurnia.
Kegiatan-kegiatan perayaan sudah dimulai sejak memasuki bulan Agustus dan tidak dipusatkan di satu tempat. Beberapa Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN menggelarnya di daerah masing-masing dengan acara yang berbeda-beda.
DPD PAN Bojonegoro dan DPD PAN Kota Blitar misalnya, menggelar panggung budaya, dengan aneka perlombaan dan hiburan kesenian. Kegiatan sama dilakukan oleh DPD PAN Kabupaten Pasuruan dengan Panggung Santri Merah Putih.
DPD PAN Pacitan menggelar panen raya, dan panggung petani yang menampilkan beberapa kesenian kerakyatan. Sementara DPD PAN Sumenep mengadakan pasar murah (PANsar murah), pengobatan gratis, dan panggung UMKM.
“PAN Bojonegoro, PAN Pacitan, dan PAN Kediri juga menggelar kegiatan Lapor PAN, untuk menyerap aspirasi masyarakat dan membantu memberikan solusi yang nyata,” ucap Kurnia.
Selain Lapor PAN, DPD PAN Kabupaten Kediri juga mengadakan kegiatan PAN Jelita. Kegiatan ini berupa gerakan membeli minyak goreng bekas atau minyak jelantah dari warga.
Kegiatan paling menarik digelar oleh DPD PAN Bondowoso yang menggelar isbat nikah massal untuk 100 pasangan. Para pasangan nikah berasal dari 6 desa di Kecamatan Sempol, Bondowoso, yaitu Desa Jampit, Kalisat, Kalianyar, Kaligedang, Sempol, dan Sumberejo.
“Dalam kegiatan ini PAN Bondowoso memberikan pembebasan biaya administrasi nikah, konsumsi, transportasi, dan memberikan paket sembako kepada setiap pasangan,” ungkap Kurnia.
Tepat di hari ulang tahun PAN yang jatuh pada Minggu, 23 Agustus 2026, PAN Jatim menggelar acara tasyakuran dengan mengundang anak yatim. Selain bentuk rasa syukur, acara yang digelar di Rumah PAN Jatim ini, juga sebagai doa bersama untuk keberlanjutan perjuangan PAN.
Pengajian akbar bertajuk PANggung Religi, menjadi penutup sekaligus puncak acara perayaan HUT ke-28 PAN. Acara yang diadakan di Lapangan Parkir Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Sabtu, 29 Agustus 2026, menghadirkan ulama muda terkenal dari Blitar, Gus Iqdam.
“Selain membumi, kami juga ingin acara perayaan ulang tahun PAN kali ini lebih relijius dan tentu saja tetap memberikan manfaat untuk masyarakat. Karena itu sebagai puncak acara kami menggelar pengajian bersama Gus Iqdam,” tutup Kurnia. HK.
