Amanat.news – Anggota Komisi XI DPR RI, Ahmad Rizki Sadig, mengapresiasi pelaksanaan Muktamar ke-35 NU yang digelar di tengah perkampungan kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang. Ia menilai perhelatan ini berhasil menggerakkan dan meningkatkan perputaran ekonomi warga sekitar.
“Muktamar ini digelar di tengah perkampungan dan dihadiri lebih dari 50 ribu Nahdliyin dari seantero Nusantara. Bisa dibayangkan perputaran ekonomi di tingkat masyarakat seperti apa. Ada bazar UMKM dan pergerakan sektor ekonomi yang lain,” kata Ahmad Rizki Sadig, di Jombang, Kamis (27/8/2026).
Menurut Rizki, gelaran Muktamar NU kali ini bisa menjadi contoh bagi acara-acara lain yang melibatkan massa besar. Acara-acara seperti itu, yang digelar di daerah perkampungan dan memaksimalkan potensi warga sekitar, akan membantu perekonomian mereka.
“Saya pikir melibatkan masyarakat kecil di daerah perkampungan akan membantu perekonomian warga. Ini adalah contoh yang baik. Muktamar NU telah memberikan contoh dan kita bisa mencontoh hal—hal yang baik di masa yang datang, di kegiatan-kegiatan berikutnya,” lanjut Rizki.
Ketua DPW PAN Jawa Timur itu menambahkan, Muktamar ke-35 NU berjalan lancar, tertib, bermartabat, dan baik, dengan semangat saling menghibur, saling menjaga, dan saling membantu satu sama lain. Ia berharap suasana muktamar seperti itu, akan mempengaruhi hasil muktamar berupa keputusan yang baik.
“Inilah bukti bahwa Muktamar ke- 35 NU berjalan dengan tertib, bermartabat serta sangat lancar. Mudah-mudahan juga menghasilkan keputusan-keputusan yang baik, bermanfaat untuk Indonesia, untuk bangsa, dan khususnya untuk warga Nahdliyin di seluruh Indonesia,” ungkap Rizki.
Rizki hadir di Jombang mendampingi Ketua Umum PAN sekaligus Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menghadiri acara pembukaan muktamar. Kedua tokoh PAN ini juga sempat mengunjungi Teras de’PAN, berbincang dengan para pengunjung dan membagikan sarung.
Dari Teras de’PAN, mereka berziarah ke Makam K.H. Abdul Wahab Chasbullah (Mbah Wahab), salah satu pendiri Nahdlatul Ulama yang letaknya hanya beberapa langkah dari posko pelayanan PAN itu. Menurut Rizki, Mbah Wahab adalah ulama dan pejuang hebat, yang perjalanan hidupnya patut diteladani oleh semua orang.
“Sekarang kita mengantarkan ketua umum berziarah ke Kiai Wahab Chasbullah. Beliau ini adalah salah satu pendiri NU. Kita berziarah dan meneledani apa yang sudah kiai jalankan, agar kita bisa memetik hikmah dari perjalanan hidup para ulama,” jelas anggota legislator Fraksi PAN itu. HK
