Amanat.news – Musyawarah Daerah (Musda) Barisan Muda Penegak Amanat Nasional Jawa Timur bukan sekadar siklus 5 tahunan sebagai formalitas yang harus dilakukan organisasi. Lebih dari itu, forum ini merupakan penegasan sikap kader muda Partai Amanat Nasional untuk menjadi mesin tempur di kontestasi Pemilu 2029.
Pernyataan itu disampaikan Sekretaris DPW BM PAN Jawa Timur Abdullah As Syi’abul Huda saat memberikan sambutan dalam Musda VI DPD BM DPD BM PAN Bojonegoro dan DPD BM PAN Tuban, Minggu (17/5/2026). Musda yang digelar di Kantor DPD PAN Bojonegoro, dihadiri seluruh kader dan perwakilan kecamatan di 2 DPD BM PAN tersebut.
“Musda ini jangan hanya difahami sebagai siklus formalitas organisasi 5 tahunan. Musda adalah forum penegasan sikap kader muda untuk menjadi mesin tempur PAN di pertarungan Pemilu 2029,” kata Abdullah.
Abdullah mengungkapkan, PAN di Bojonegoro dan Tuban pernah meraih kemenangan dan berhasil mendudukkan banyak anggota dewan di DPRD. Ia mengajak kader-kader BM PAN untuk berjuang keras membantu mengembalikan kejayaan itu.
“Dulu Bojonegoro pernah dapat pimpinan DPRD, BM PAN wajib merebut kembali kursi itu. Tuban pernah 1 fraksi, BM PAN Wajib kembalikan 1 fraksi itu. Semuanya sekarang harus berkerja lebih keras,” tegas Abdullah.
Politisi muda yang juga menjabat Wakil Ketua DPW PAN Jatim Bidang POK tersebut membakar semangat peserta Musda dengan sebuah filosofi perjuangan politik. Bahwa dalam perjuangan politik, semua orang yang terlibat akan menemukan ketidakpastian.
“Namun tugas kita sebagai kader muda PAN adalah mendekati ketidakpastian itu agar menjadi pasti,” tandasnya.
Musda Bersama DPD BM PAN Bojonegoro dan Tuban dibuka oleh Ketua DPD PAN Bojonegoro, Lasuri. Dalam sambutannya, Lasuri mengingatkan tentang peran strategis BM PAN dalam perjuangan PAN.
“Peran BM PAN sangat strategis dalam perjuangan PAN. Kalian punya energi dan waktu yang banyak untuk mengetuk setiap pintu masyarakat agar bergerak bersama memenangkan PAN,” kata Lasuri.
Musda VI Bersama akhirnya memberi amanat kepada anggota DPRD Bojonegoro, Muhammad Choirul Anam, sebagai Ketua DPD BM PAN Bojonegoro. Sementara pengusaha muda yang ikut bertarung dalam Pemilu 2024, Yayan Zhanuar, mendapat amanat sebagai Ketua DPD BM PAN Tuban.
DPW BM PAN Jawa Timur menaruh harapan besar pada 2 kader tersebut untuk ikut memenangkan PAN di daerah masing-masing. Diharapkan, Choirul Anam dan Yayan mampu memimpin kader-kader BM PAN serta bertempur sekuat tenaga untuk menambah kursi di DPRD Bojonegoro maupun DPRD Tuban.
“Harapan besar kami, Mas Choirul mampu memimpin BM PAN Bojonegoro berjuang menambah suara dan kursi PAN di Bojonegoro. Harapan sama juga untuk Mas Yayan yang akan menahkodai BM PAN Tuban, karena Pemilu lalu belum berhasil menjadi anggota DPRD, maka di Pemilu 2029 nanti wajib bertempur dan lebih bekerja keras agar dilantik menjadi anggota DPRD Tuban,” papar Abdullah. HK
