Skip to content
cropped-cropped-Logo-Amanat-news1a.jpg

Suara Amanat Jawa Timur

Primary Menu
  • HOME
  • Amanat Nasional
  • Amanat Jatim
  • Kabar Fraksi
  • Ragam
  • Sosok
  • Suara Amanat
  • DOWNLOAD
  • LIVESTREAMING
Watch Video
  • Home
  • Kabar Fraksi
  • SiLPA Jatim Rp. 3,38 Triliun, Fraksi PAN: Harus Dibaca sebagai Evaluasi, Bukan Sekadar Angka
  • Kabar Fraksi

SiLPA Jatim Rp. 3,38 Triliun, Fraksi PAN: Harus Dibaca sebagai Evaluasi, Bukan Sekadar Angka

Heru Krisdianto August 19, 2026
WhatsApp Image 2026-08-19 at 09.24.10
Post Views: 78

Amanat.news – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyatakan pengelolaan APBD harus menemukan titik keseimbangan antara efektivitas belanja dan penyediaan ruang fiskal untuk kebutuhan kontingensi patut diapresiasi. Fraksi PAN DPRD Jawa Timur mengapresiasi pernyataan tersebut namun juga memberikan catatan kritis.

Bagi Fraksi PAN, prinsip kehati-hatian fiskal tidak boleh berhenti pada argumentasi bahwa besarnya SiLPA (Sisa Lebih Perhitungan Anggara) merupakan konsekuensi dari efisiensi dan kebutuhan menjaga cadangan anggaran. Pasalnya, SiLPA APBD Jawa Timur Tahun Anggaran 2025 berdasarkan hasil audit BPK mencapai Rp3,38 triliun, sementara proyeksi awal hanya sekitar Rp925,91 miliar.

“Artinya, terdapat selisih yang sangat signifikan antara perencanaan dan realisasi akhir anggaran,” kata Wakil Ketua Fraksi PAN DPRD Jawa Timur, Dr. H. Suli Da’im, M.M., P.Ma, dalam keterangannya di Surabaya, Rabu (19/8/2026).

Suli menjelaskan, pernyataan Emil tentang pentingnya keseimbangan justru harus menjadi pintu masuk untuk melakukan evaluasi yang lebih mendalam terhadap kualitas perencanaan APBD. Fraksi PAN memahami bahwa pemerintah memang membutuhkan ruang fiskal untuk menghadapi kondisi yang tidak terduga tetapi ruang fiskal dengan SiLPA yang terlalu besar harus dibedakan.

“Pertanyaannya bukan sekadar apakah uang itu tersisa, tetapi mengapa selisih antara perencanaan dan realisasinya bisa begitu besar?” lanjut Suli

Menurut dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surabaya (FEB UMSura) ini, Fraksi PAN tidak berada pada posisi untuk mendorong pemerintah menghabiskan anggaran hanya agar angka serapan terlihat tinggi.

Fraksi PAN berpandangan, serapan anggaran yang tinggi bukan tujuan akhir APBD. Jauh lebih penting adalah apakah belanja tersebut menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Karena itu, Fraksi PAN sependapat dengan prinsip yang disampaikan Wagub Emil bahwa APBD tidak boleh dikelola dengan paradigma “yang penting habis”. Namun pada saat yang sama, pemerintah juga harus menghindari paradigma sebaliknya, yakni terlalu berhati-hati sehingga anggaran yang sesungguhnya telah direncanakan untuk masyarakat justru tidak memberikan manfaat secara optimal.

“Jangan sampai kita terjebak pada dua ekstrem. Yang pertama, anggaran dikejar untuk habis tanpa memperhatikan kualitas belanja. Yang kedua, efisiensi dijadikan alasan sehingga belanja publik yang sudah direncanakan tidak terlaksana secara optimal. Ukurannya harus outcome, bukan sekadar serapan,” tegasnya.

Baca Juga  FPAN Dukung Regulasi Ojol, Slamet Ariyadi: Pastikan Mereka Dapat Jaminan Kesejahteraan

SiLPA Bukan Sekadar Persoalan Serapan

Fraksi PAN memandang penjelasan bahwa SiLPA berasal dari kombinasi pelampauan pendapatan dan efisiensi belanja memang perlu dilihat secara utuh. Sebelumnya Pemprov Jatim juga menjelaskan bahwa realisasi belanja APBD 2025 mencapai hampir 94 persen, sementara SiLPA antara lain dipengaruhi pendapatan yang melampaui target dan efisiensi dalam pengadaan barang dan jasa.

Namun, kata Wakil Ketua DPW PAN Jatim tersebut justru karena serapan sudah mendekati 94 persen, pemerintah perlu memberikan penjelasan yang lebih transparan mengenai struktur Rp3,38 triliun SiLPA tersebut.

“Berapa yang berasal dari pelampauan pendapatan? Berapa dari efisiensi pengadaan? Berapa dari kegiatan yang tidak terlaksana? Berapa yang merupakan dana yang memang harus dicadangkan? Publik dan DPRD membutuhkan breakdown yang jelas,” ujarnya.

Menurutnya, penjelasan tersebut penting agar DPRD tidak hanya melihat SiLPA sebagai angka agregat, tetapi dapat menilai apakah sisa anggaran tersebut merupakan good efficiency atau justru menunjukkan adanya under-spending terhadap program yang seharusnya memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kehati-hatian Fiskal Harus Berbasis Data

Suli Da’im yang juga anggota komisi E menilai argumen mengenai kebutuhan ruang fiskal atau contingency budget merupakan prinsip yang rasional dalam pengelolaan keuangan daerah. Pemerintah memang tidak mungkin mengantisipasi seluruh kondisi sepanjang satu tahun anggaran.

Tetapi, menurut dia, kebutuhan ruang fiskal juga harus dihitung secara rasional berdasarkan risiko dan pengalaman historis.

“Contingency itu penting, tetapi contingency juga harus berbasis risk assessment. Jangan sampai karena ingin aman, pemerintah menahan terlalu banyak anggaran sehingga pada akhir tahun menjadi SiLPA yang besar.”

Dalam konteks inilah anggota DPRD senior ini mendorong adanya perbaikan kualitas perencanaan APBD, mulai dari penyusunan target pendapatan, perencanaan program, pengadaan barang dan jasa, sampai dengan kemampuan perangkat daerah mengeksekusi program secara tepat waktu.

Sebab, SiLPA yang besar bukan otomatis berarti pemerintah gagal. Sebaliknya, SiLPA yang kecil juga tidak otomatis berarti pemerintah berhasil.

Kualitas pengelolaan APBD harus diukur dari hubungan antara input, proses, output, dan outcome.

Baca Juga  Banjir Sumenep Makin Mengkhawatirkan, Hairul Anwar Minta BRIDA Turun Tangan

PAN Dorong APBD Berorientasi Outcome

Fraksi PAN juga mengingatkan bahwa setiap rupiah APBD pada hakikatnya adalah uang rakyat. Karena itu, pembahasan SiLPA seharusnya dikembalikan kepada pertanyaan paling mendasar: seberapa besar anggaran yang direncanakan benar-benar mengubah kehidupan masyarakat?

Di sektor pendidikan, misalnya, pemerintah harus mampu menjelaskan apakah belanja pendidikan telah meningkatkan akses dan mutu layanan pendidikan. Di sektor kesehatan, apakah belanja kesehatan benar-benar memperbaiki kualitas pelayanan dan menjangkau kelompok masyarakat yang membutuhkan. Demikian pula pada sektor sosial, ketenagakerjaan, infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Jangan sampai kita puas dengan angka serapan 94 persen, tetapi masih menemukan kebutuhan masyarakat yang belum terjawab. Karena APBD bukan sekadar laporan keuangan, melainkan instrumen kebijakan publik,” kata Ketua Umum IKA Umsura.

Karena itu, Fraksi PAN mendorong agar evaluasi SiLPA Rp3,38 triliun menjadi momentum memperbaiki kualitas perencanaan dan penganggaran berbasis kinerja.

Kritik Bukan Berarti Menolak Pemerintah

Suli Da’im menegaskan, sikap kritis Fraksi PAN tidak dimaksudkan untuk mempertentangkan DPRD dengan Pemprov Jatim. DPRD dan pemerintah daerah memiliki posisi yang berbeda dalam sistem pemerintahan, tetapi memiliki tujuan yang sama, yaitu memastikan APBD memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Jawa Timur.

“Kami menghargai penjelasan Pak Emil. Justru kami ingin memastikan semangat keseimbangan itu diterjemahkan ke dalam sistem perencanaan yang semakin presisi. Kritik DPRD bukan untuk menjatuhkan pemerintah, tetapi bagian dari mekanisme checks and balances agar APBD semakin berkualitas.”

Menurut anggota DPRD dari Dapil Jatim IX (Ponorogo Trenggalek, Magetan, Ngawi, dan Pacitan) ini, tantangan ke depan bukan sekadar bagaimana menekan SiLPA, tetapi bagaimana menciptakan SiLPA yang sehat: tetap tersedia ruang fiskal untuk menghadapi risiko, tetapi tidak terlalu besar sehingga mencerminkan adanya ketidaktepatan perencanaan atau belanja yang belum optimal.

Dengan demikian, Fraksi PAN mendorong Pemprov Jatim melakukan evaluasi menyeluruh terhadap SiLPA 2025 dan menjadikannya sebagai bahan koreksi dalam penyusunan serta pelaksanaan P-APBD 2026 dan APBD tahun berikutnya.

“Kita tidak ingin APBD sekadar terserap. Kita ingin APBD bekerja. Uang rakyat harus kembali menjadi manfaat bagi rakyat,” pungkas Suli Da’im. HK

Continue Reading

Previous: Gelar Upacara HUT ke-81 RI, PAN Jatim Panjatkan Doa untuk Korban Gempa NTT
Next: Semarak HUT ke-28, PAN Jatim Gelar Isbat Nikah Massal Hingga Pengajian Gus Iqdam

Related Stories

AJS04782
  • Kabar Fraksi

Tak Sekadar Tertib Administrasi, Fraksi PAN DPRD Jatim Minta Pengelolaan Aset Lebih Bermanfaat Bagi Masyarakat

Heru Krisdianto September 15, 2026
WhatsApp Image 2026-08-04 at 10.34.36
  • Kabar Fraksi

Dindik Dikepras Rp.104,5 Miliar TPG 35.680 Guru Belum Beres, Suli Daim Pertanyakan Arah Efisiensi Pemprov Jatim

Heru Krisdianto September 10, 2026
WhatsApp Image 2026-08-04 at 10.34.36
  • Kabar Fraksi

Prihatin Antrean Panjang Operasi Tumor Otak, Suli Da’im: Pemprov Jatim Harus Hadir dengan Solusi Nyata

Heru Krisdianto August 4, 2026

Recent Posts

  • Zulhas Ucapkan Terima Kasih, PAN Kumpulkan Rp. 8 Miliar dari Potong Gaji Dewan untuk Korban Bencana
  • Resmi Diluncurkan dalam Momentum HUT ke-28, PANsar Murah Solusi Hadapi Paceklik dari PAN
  • Survei PPI Elektabilitas PAN 5,6 Persen, Slamet Ariyadi: Energi Baru Kerja Lebih Keras untuk Rakyat
  • Tak Sekadar Tertib Administrasi, Fraksi PAN DPRD Jatim Minta Pengelolaan Aset Lebih Bermanfaat Bagi Masyarakat
  • Dindik Dikepras Rp.104,5 Miliar TPG 35.680 Guru Belum Beres, Suli Daim Pertanyakan Arah Efisiensi Pemprov Jatim

Follow IG @pan_jatim

DPW PAN JATIM

pan_jatim

AKUN RESMI
Dewan Pimpinan Wilayah PAN JATIM
@ars_jatim @achmadrubaie
@husnulaqib99 @heri_romadhon
#jawatimurbasisPAN

🌱 Tahun ini, Provinsi Jawa Timur dapat Dana Bag 🌱 Tahun ini, Provinsi Jawa Timur dapat Dana Bagi Cukai Hasil Tembakau terbesar di Indonesia, yaitu Rp 3,5 Triliun!

🌾 Tapi perolehan bagi hasil cukai yg besar ini belum diimbangi dgn upaya mengurai keresahan para petani tembakau atas serapan hasil panen, yg masih tak menentu.

@amanatnasional 
@zul.hasan 
@ars_jatim 

#PANjatim #zulkiflihasan #rizkisadig #satukatasatuhati #bantupanganbanturakyat #petaniberdaya #tebarmanfaat #jawatimur
🧏‍♀️ Komisi E DPRD Prov Jatim tengah seri 🧏‍♀️ Komisi E DPRD Prov Jatim tengah serius mempersiapkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perlindungan Perempuan & Anak sbg prioritas legislasi 2025.

👩‍💻 Kenapa penting? Raperda ini buat lawan kekerasan berbasis gender online (KBGO) yg makin marak di era digital. Jadi, gak cuma perlindungan fisik tp juga perlindungan di dunia maya

@amanatnasional 
@zul.hasan 
@ars_jatim 

#PANjatim #zulkiflihasan #rizkisadig #satukatasatuhati #perempuanaman #anakterlindungi #jatimbasisPAN #bantupanganbanturakyat
💥 Sapi Presiden, luur! Bukan sapi sembarangan! 💥 Sapi Presiden, luur! Bukan sapi sembarangan! 🐂✨

Peternakan iki mbois pool, tiap tahun jadi langganan presiden..😎 

Tahun ini, giliran Presiden Prabowo boyong sapi Ongole seberat 1,02 ton dari Desa Takerharjo, Selokuro, Lamongan buat kurban. Tahun-tahun lalu? Presiden Jokowi juga ambil dari sini. 🔁

Apa rahasianya? Bukan cuma soal makan dan kandang, tapi care yang total 🎯 Dari rumput pilihan sampai rutinitas harian, semuanya dijaga biar sapi-sapinya glow up jadi bintang kurban tiap tahun! 🌟🐄

Pak Teguh, pemilik peternakan ini, bukan cuma jual sapi, tapi bangun reputasi..💙🔥
Jadi bukti jika peternak lokal sangat bisa diandalkan..🇮🇩

@amanatnasional
@zul.hasan
@ars_jatim

#PANjatim #zulkiflihasan #rizkisadig #satukatasatuhati #bantupanganbanturakyat #kurban #tebarmanfaat
💡Kenapa harus bebani APBD terus..?? PAN usul m 💡Kenapa harus bebani APBD terus..??

PAN usul modal Bank UMKM jangan diambil dari APBD Jatim. Mending kerja sama sama Bank Jatim, biar APBD tetap bisa dipakai buat bantu sekolah anak-anak tak mampu, dan program kesejahteraan lainnya. 

Dengan begini, beban APBD berkurang, BUMD makin semangat cari untung, dan masyarakat Jatim makin sejahtera! 💪🌟

@amanatnasional 
@zul.hasan 
@ars_jatim 

#PANjatim #zulkiflihasan #rizkisadig #satukatasatuhati #bantupanganbanturakyat #panganuntukindonesia #jatimbasisPAN
🔝 Fraksi PAN DPRD Prov Jatim berpandangan bhw s 🔝 Fraksi PAN DPRD Prov Jatim berpandangan bhw seharusnya Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tdk cuma kejar profit sj, tapi jg berusaha memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

👷‍♂️ Jadi yg dipilih jd direktur, pengawas, dan Komisaris harus yg professional dan memang pinter di bidangnya 

@amanatnasional 
@zul.hasan 
@ars_jatim 

#PANjatim #zulkiflihasan #rizkisadig #satukatasatuhati #bantupanganbanturakyat #panganuntukindonesia #jawatimur #tebarmanfaat
“Industri rokok, terutama di Jawa Timur, adalah “Industri rokok, terutama di Jawa Timur, adalah penyumbang terbesar penerimaan negara dari sektor cukai, bahkan mencapai sekitar 60 persen secara nasional. Tapi kita juga harus jujur bahwa banyak pelaku usaha kecil yang menghadapi tekanan berat karena tingginya beban cukai,” ujar Rizki Sadig, Anggota Komisi IX DPR RI - yang juga Ketua DPW PAN Jawa Timur ini.

@amanatnasional 
@zul.hasan 
@ars_jatim 

#PANjatim #zulkiflihasan #rizkisadig #satukatasatuhati #bantupanganbanturakyat #umkm #jawatimur
🌾 dari sosok2 spt Mas Kurniawan Adi, pemenang P 🌾 dari sosok2 spt Mas Kurniawan Adi, pemenang Petani Milenial Inovatif dari Desa Selokuro - Lamongan ini, kita bisa mengenali kembali potensi pangan kita yg sangat kaya, namun mulai terlupakan

🌱 yukk luurr...kita dukung bersama pertanian lokal dgn mengenal, mencoba, & mengangkat kembali warisan budaya sekaligus inovasi pangan yg luar biasa di daerahmu masing2 

@amanatnasional 
@zul.hasan 
@ars_jatim 

#PANjatim #zulkiflihasan #rizkisadig #satukatasatuhati #bantupanganbanturakyat #panganuntukindonesia #petanimilenial #petaniberdaya
Ada beberapa catatan dari Fraksi PAN DPRD Prov Jaw Ada beberapa catatan dari Fraksi PAN DPRD Prov Jawa Timur utk LKPJ Gubernur Jatim 2024, salah satunya tentang kemiskinan di pedesaan.

Dari sisi jumlah, kemiskinan di Jawa Timur memang berkurang, tetapi indkes kedalaman kemiskinan naik. Artinya, rata2 jarak nilai pengeluaran rumah tanggal miskin terhadap garis kemiskinan bertambah lebar.

Kedalaman kemiskinan di pedesaan lebih tinggi dibandingkan dgn perkotaan. Ini mengindikasikan, perlunya sumber daya lebih besar utk mengentaskan kemiskinan di pedesaan.

#PANjatim #zulkiflihasan #satukatasatuhati #bantupanganbanturakyat #panganuntukindonesia #tebarmanfaat #jawatimur
Hari ini bukan sekedar peringatan, tapi ajakan unt Hari ini bukan sekedar peringatan, tapi ajakan untuk bangkit, bukan sendiri - tapi bersama-sama. 

Karena ketika langkah kecil bertemu, satu kata satu hati, saling menguatkan, manfaat yg tercipta bisa menjangkau lebih luas, lebih dalam, & lebih bermakna.

Selamat Hari Kebangkitan Nasional 🇮🇩
Bangkit bersama, Wujudkan Indonesia Kuat !

#PANjatim #zulkiflihasan #satukatasatuhati #bantupanganbanturakyat #kebangkitannasional #tebarmanfaat
Solusi konkret terkait penyediaan bahan bakar peng Solusi konkret terkait penyediaan bahan bakar pengganti yang ramah lingkungan sangat diharapkan oleh para perajin tahu di Tropodo - Sidoarjo. 

Agar mereka bisa menekan biaya produksi sehingga produknya tetap mampu bersaing di pasaran.

@amanatnasional 
@zul.hasan 
@ars_jatim 

#PANjatim #zulkiflihasan #satukatasatuhati #bantupanganbanturakyat #panganuntukindonesia #tahu #Sidoarjo
🍜 Di PAN Jatim, kami punya rahasia kecil yg bik 🍜 Di PAN Jatim, kami punya rahasia kecil yg bikin setiap hidangan tak cuma lezat, tapi juga punya makna

@amanatnasional 
@zul.hasan 
@bimaaryasugiarto 
@ars_jatim 

#PANjatim #zulkiflihasan #satukatasatuhati #bantupanganbanturakyat #UMKM #berdaya
📣 Transparansi dan partisipasi publik menjadi k 📣 Transparansi dan partisipasi publik menjadi kunci dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Jawa Timur 2025-2029

🌱 Karena itu Fraksi PAN Jatim menegaskan bhw masyarakat Jawa Timur harus menjadi bagian aktif dlm menentukan arah pembangunan, agar program yg dihasilkan benar2 berdampak nyata bagi kesejahteraan 

@amanatnasional 
@zul.hasan 
@ars_jatim 

#zulkiflihasan #PANjatim #bantupanganbanturakyat #satukatasatuhati #tebarmanfaat #panganuntukindonesia
Load More... Follow on Instagram

Video

https://www.youtube.com/watch?v=2QVyQ0YsqQM&t=49s

Gallery

IMG_20210829_092933
Ulang Tahun PAN
IMG_20210827_102107
Penyerahan Simbolis 1jt Kartu Perdana
WhatsApp Image 2021-08-26 at 08.12.50
Penterahan SK DPD Kota Malang
WhatsApp Image 2021-08-26 at 08.12.50 (2)
Penyerahan SK DPD Kota Pasuruan
WhatsApp Image 2021-08-26 at 08.12.50 (1)
Penyerahan SK DPD Jember

You may have missed

IMG-20260919-WA0004
  • Amanat Nasional

Zulhas Ucapkan Terima Kasih, PAN Kumpulkan Rp. 8 Miliar dari Potong Gaji Dewan untuk Korban Bencana

Heru Krisdianto September 19, 2026
WhatsApp Image 2026-09-19 at 10.03.09
  • Amanat Nasional

Resmi Diluncurkan dalam Momentum HUT ke-28, PANsar Murah Solusi Hadapi Paceklik dari PAN

Heru Krisdianto September 19, 2026
WhatsApp Image 2026-09-15 at 14.03.09
  • Amanat Nasional

Survei PPI Elektabilitas PAN 5,6 Persen, Slamet Ariyadi: Energi Baru Kerja Lebih Keras untuk Rakyat

Heru Krisdianto September 15, 2026
AJS04782
  • Kabar Fraksi

Tak Sekadar Tertib Administrasi, Fraksi PAN DPRD Jatim Minta Pengelolaan Aset Lebih Bermanfaat Bagi Masyarakat

Heru Krisdianto September 15, 2026
  • Disclaimer
  • Download
  • LIVESTREAMING
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Copyright © amanat jatim | MoreNews by AF themes.