Waspada! 6 Wilayah di Jatim tengah diintai bencana

Amanat – Beberapa daerah tengah diintai bencana banjir dan longsor sebagai dampak buruk angin siklon yang diberi nama Badai Cempaka. Pacitan menjadi lokasi yang paling parah sebab berada dalam radius terdekat pusat keberadaan Badai Cempaka.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho melansir bahwa lokasi bencana di selatan pulau Jawa. Badai / Siklon Cempaka berada sekitar 32 km sebelah selatan-tenggara Pacitan Provinsi Jawa Timur dengan kekuatan 65 km per jam.

hujan deras sejak senin banjir dan longsor terjang pacitan uLE 300x187 - Waspada! 6 Wilayah di Jatim tengah diintai bencanaData sementara yang dihimpun Posko BNPB, bencana tersebut terjadi Kabupaten Situbondo, Sidoarjo, Pacitan, Wonogiri, Ponorogo, Serang, Sukabumi, Purworejo, Tulungagung, Semarang, Klaten, Malang, Wonosobo, Klungkung, Kota Yogyakarta, Gunung Kidul, Kulon Progo, Sleman, Bantul, Kudus, dan Sukoharjo.

Pacitan sebagai lokasi yang paling dekat dengan badai tropis Cempaka mengawali bencana dengan hujan lebat sehingga menimbulkan banjir dan longsor pada Selasa (28/11) dini hari. Sungai-sungai meluap menyebabkan ribuan rumah terendam banjir.

Banjir meluas terjadi 13 desa di 3 kecamatan, yaitu Kecamatan Pacitan (Desa Sirnoboyo, Desa Sukoharjo, Desa Kayen, Desa Kembang, Desa Ploso, Desa Arjowinangun, Desa Sidoharjo), Kecamatan Kebon Agung (Desa Purworejo,  Desa Banjarjo, Desa Kebon Agung), dan Kecamatan Arjosari (Desa Pagutan, Desa Jatimalang, Desa Arjosari). Jalan lintas selatan lumpuh total.

Koramil Arjosari Pacitan Digenangi Banjir Foto Edy Nusantaranews.co  300x188 - Waspada! 6 Wilayah di Jatim tengah diintai bencanaBanjir akibat badai di Pacitan ini menyebabkan 11 orang meninggal dunia. Korban meninggal dunia terdiri dari 9 orang akibat tertimbun tanah longsor dan 2 orang hanyut terbawa banjir. Korban longsor berasal dari Desa Klesem, Kecamatan Kebonagung sebanyak 7 orang dan dari Desa Sidomulyo, Kecamatan Ngadirojo sebanyak 2 orang.

 

Berdasar laporan dari BPBD, warga yang terdampak lebih dari 4.000 jiwa dan perlu dievakuasi. Kerusakan masih dalam pendataan. Pengungsi di Kecamatan Pacitan ditempatkan di GOR Pacitan dan Masjid Sirnoboyo.

“Prediksi dari BMKG, badai cempaka meski menyingkir, namun masih memberikan dampak hujan deras dan gelombang tinggi di wilayah Jawa dan Bali. Masyarakat dihimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman banjir, longsor dan puting beliung,” kata Sutopo.cw-bnpb

 

Tinggalkan Balasan