Walikota bersama Ketua KPPW Buka Pameran Batik Nusantara

Amanat – Pameran batik nusantara bertajuk Hinggil Batik Fest 2018 yang digelar Maxxindo Comunication mulai 28 Feberuari hingga 4 Maret 2018 di Grand City Surabaya cukup meriah. Acara pembukaan yang dilakukan Walikota Surabaya Dr (HC) Ir Tri Risma Harini bersama Dr Ahmad Ruba’i, SH, MH Komisaris Maxxindo yang juga ketua KPPW DPW PAN Jatim, didampingi ketua Karang Taruna Kota Surabaya Moh Arif An, SH dan Desai Safitri Devi Direktur Maxxindo.

Menurut  Achmad Ruba’i, dengan digelarnya Hinggil Batik Fest 2018 yang diikuti tidak kurang dari 140 peserta,  ini mampu menarik pembeli tidak hanya dari Surabaya, tetapi juga para pecinta batik dari berbagai daerah, untuk belanja di Surabaya, sehingga perputaran uang di Surabaya semakin besar.

Dengan digelarnya batik nusantara Walikota Surabaya Tri Risma Harini mengucapkan banyak terima kasih pada Maxxindo dan Karang Taruna Surabaya, yang mampu membantu meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pameran batik, apalagi Surabaya menjadi tempat kompensi baik dari nasional maupun international.

Mengingat saat pembukaan banyak menampilkan atraksi yang dibawahkan anak anak tingkat SD – SMA, maka Walikota berpesan, anak anak gak boleh berantem, gak boleh kecanduan narkoba, gak boleh kecanduan gadget yang sampai melupakan belajar, bukan jamanya lagi. “Karena musuh kita sekarang bukan teman kita sendiri, tetapi kebodohan dan kemiskinan, yang harus kita lawan dan kikis bersama,” ujar Tri Risma.

Seusai pembukaan Walikota Surabaya bersama undangan VIP mengunjungi stand-stand yang ada. Terlihat Batik Jawa dari berbagai daerah masih mendominasi mulai dari Jawa Barat hingga Jawa Timur. Beberapa peserta dari luar pulau juga menampilkan khas daerah masing masing, seperti kain Sasirangan dari Kalimantan Selatan, Songket dari Sumatera Selatan, Ulos dari Sumatera Utara, hasil tenun dari NTT dan kain Sutra dari Sulawesi Selatan dan Bordir dari Jawa Barat, serta asesoris dan perhiasan.

batik 300x182 - Walikota bersama Ketua KPPW Buka Pameran Batik Nusantara
Dari kiri Achmad Rubai, Walikota Surabaya dan Arif An

Diakui Desai Safitri, acara ini merupakan event yang ke 16 yang menampilkan kekayaan kain nusantara, dan dari tahun ke tahun acara semacam ini mendapat apresiasi yang luar biasa baik dari pengunjung maupun peserta pameran. Apalagi batik sudah menjadi keaneragaman budaya bangsa Indonesia yang cukup besar, sehngga bisa dijadikan obyek wisata belanja. “Sehingga perekonomian juga meningkat, pariwisata juga terangkat.” Tandas Desai

Selama event pameran berlangsung juga diadakan Fashion Show, Talk Show, Demo / Workshop, Traditional Entertainment dan Aneka Lomba yang themanya seputar batik. Sehingga acara ini selalu ramai dikunjungi pembeli, pengunjung dan penonton. (TJ)

 

Tinggalkan Balasan