Survei CSIS: Terbatasnya lapangan pekerjaan menjadi kesulitan generasi milenial

Amanat – Survei nasional Centre Strategic of International Studies (CSIS) juga mengungkapkan kesulitan yang dirasakan generasi milenial saat ini. Terbatasnya lapangan pekerjaan menjadi kesulitan hidup yang paling dirasakan mereka.

Sebanyak 25,5 persen responden generasi milenial menyebut itu. Selanjutnya, sebanyak 21,5 persen, mengatakan tingginya harga sembako. Tingginya angka kemiskinan, pelayanan dan biaya kesehatan yang mahal, serta pelayanan dan kualitas pendidikan yang buruk, juga dirasakan oleh generasi milenial sebagai kesulitan.

Survei CSIS tentang orientasi sosial, ekonomi, dan politik generasi milenial tersebut dilakukan pada 23 – 30 Agustus 2017. Survei dilakukan secara acak multistage random sampling di 34 propinsi. Jumlah responden 600 sampel generasi milenial yaitu responden yang berumur 17 sampai 29 tahun.

Pengumpulan data dilakukan lewat wawancara tatap muka. Quality control penelitian menggunakan 20 persen sample melalui spotcheck dan 50 persen diverifikasi via telpon. Margin of error survey ini 4 persen.

Selain generasi milineal, survei juga dilakukan pada generasi non milenial, yaitu mereka yang berumur 30 tahun ke atas. Untuk responden dari generasi ini diambil 851 sampel, dengan margin of error 3,38 persen.

Menariknya, antara milenial dan non milenial terdapat perbedaan pandangan mengenai kesulitan yang dirasakan saat ini. Bila milenial merasakan terbatasnya lapangan pekerjaan, non milenial mengatakan tingginya harga sembako.

“Terdapat perbedaan pandangan mengenai kesulitan bagi milenial dan non-milenial. Milenial merasakan terbatasnya lapangan pekerjaan, non milenial mengatakan tingginya harga sembako,” demikian tulis CSIS dalam rilis hasil survei yang diterima amanat.news, Sabtu (4/11/2017).

Sebanyak 29 persen non milenial menyebut tingginya harga sembako tersebut. Sedangkan terbatasnya lapangan pekerjaan yang paling banyak dirasakan generasi milenial, hanya disebut oleh 19,4 persen generasi non milenial. HK

Tinggalkan Balasan