Sen. Jul 6th, 2020

Sekretaris PAN Jatim : Kemendikbud harus tarik buku yang sebut Yerusalem ibu kota Israel

1 min read
mas bas1 - Sekretaris PAN Jatim : Kemendikbud harus tarik buku yang sebut Yerusalem ibu kota Israel

Dr. A Basuki Babussalam, Ketua Fraksi PAN DPRD Provinsi Jawa Timur

Amanat – Sekretaris DPW PAN Jawa-Timur, A Basuki Babussalam, menyoroti beredarnya buku sekolah yang menyebut Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Basuki meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menarik buku tersebut.

“Saya meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk memerintahkan penerbit menarik buku yang sudah salah diterbitkan itu,” kata Basuki kepada Amanat, Selasa (12/12/2017).

Menurut anggota Fraksi PAN DPRD Jawa-Timur itu, pendidikan adalah pilar utama keberlangsungan bangsa. Karena itu harus serius, cermat dan menyeluruh.  Munculnya materi mendirikan yang salah, adalah sebuah kecerobohan.

“Karena itu harus diusut dengan jelas, latar belakang dan semua hal yang berkaitan. Kekeliruan penyebutan dalam materi pendidikan, harus ada tindakan menyeluruh. Dan harus ada penegakan hukum yang jelas terkait dengan kecerobohan tersebut,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, Komite Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menarik dan merevisi buku IPS kelas VI SD karangan Sutoyo dan Leo Agung yang mencantumkan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. SIKL menilai apa yang ditulis dalam buku tersebut mencederai perjuangan Indonesia dalam mendorong kemerdekaan Palestina.

Bukan hanya buku karangan Sutoyo dan Leo Agung, buku lain juga menyebutkan Ibu Kota Israel adalah Yerusalem. Bahkan buku IPS untuk Kelas VI SD yang ditulis oleh Irawan Sadad Sadiman dan Sendy Amalia itu bisa diakses di webseite Buku Sekolah Eletronik Kementerian Pendidikan dan Kebudyaan dengan alamat bse.kemdikbud.go.id. Buku tersebut sudah diunduh 378.458 pengunjung. HK

Tinggalkan Balasan

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.