Pengamat UI: Seharusnya Khofifah Gandeng Masfuk atau Suyoto

Amanat – Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa akhirnya memutuskan menggandeng Bupati Trenggalek Emil Dardak sebagai wakilnya dalam pemilihan Gubernur Jawa Timur pada 2018 mendatang.

Pilihan tersebut, oleh pengamat komunikasi politik dari Universitas Indonesia (UI) Ari Junaedi dianggap kurang tepat.

Pasalnya, suami Arumi Bachsin tersebut baru menjabat sebagai kepala daerah selama dua tahun.

Berbeda dengan saingan utama mereka pasangan Saifullah Yusuf dan Abdullah Azwar Anas sudah melakukan kerja-kerja politik sejak satu dasawarsa terakhir. Dengan demikian persaingan nantinya tidak akan sengit.

“Sayangnya, Khofifah juga tidak meminang tokoh-tokoh potensial Muhammadiyah yang sukses jadi bupati. Seperti mantan Bupati Lamongan Masfuk atau Bupati Bojonegoro Suyoto,” kata pria yang juga menjadi dosen pascasarjana di Universitas Dr Soetomo Surabaya ini.

Padahal suara Muhammadiyah menurut Ari, cukup kuat di bagian barat Jawa Timur. Seperti wilayah Bojonegoro, Lamongan, Tuban dan Gresik. cw

 

Tinggalkan Balasan