Sel. Nov 12th, 2019

Pembangunan Pengelolaan Limbah B3, F-PAN Jatim: Pemerintah Harus Jamin Keselamatan Warga

2 min read
limbah b3 medis  180713110309 396 1 - Pembangunan Pengelolaan Limbah B3, F-PAN Jatim: Pemerintah Harus Jamin Keselamatan Warga

Amanat – Fraksi PAN DPRD Jawa Timur meminta pemerintah untuk berhati-hati dalam pembangunan Pusat Pengelolaan Sampah dan Limbah Industri Bahan Berbahaya Beracun (PPSL B3) di Mojokerto. F – PAN berharap, pembangunan tersebut harus tersosialisasikan dengan baik sehingga tidak ada keluhan atau penolakan dari masyarakat.

“Pemerintah harus ekstra hati-hati, semua tahapan harus dilalui. Terutama sosialisasi ke masyarakat. Jangan sampai ada lagi keluhan apalagi penolakan,” kata Ketua F-PAN Jatim, A. Basuki Babussalam, di Surabaya, Kamis (7/11/2019).

“Pemerintah harus memberikan garansi bahwa rangkaian proses pembangunan dan berprosesnya pengelolaan limbah tersebut aman buat masyarakat Jawa timur, khususnya masyarakat di sekitar lokasi,” imbuhnya.

Basuki menambahkan, bahwa persoalan limbah merupakan keniscayaan yang harus dihadapi. Namun di Jawa Timur khususnya, banyak pemerintah kabupaten dan kota yang belum tuntas mengelolanya.

“Di sini lah, pemerintah provinsi harus hadir menyelesaikan permasalahan,” ujarnya.

a basuki0 - Pembangunan Pengelolaan Limbah B3, F-PAN Jatim: Pemerintah Harus Jamin Keselamatan Warga
Ketua F-PAN Jatim A Basuki Babussalam : Pemerintah harus jamin keselamatan warga dalam pembangunan PPSL B3 di Mojokerto

Berkaitan dengan limbah B3, Basuki menilai perlu penanganan yang lebih serius. Pengelolaan limbah B3 sangat dibutuhkan, terutama di Jawa Timur yang memiliki populasi dan industri yang besar.

“Dengan populasi dan industri Jawa timur yang besar, kehadiran lokasi pengelolaan limbah B3 menjadi sebuah keniscayaan,” kata anggota DPRD Jatim yang sudah menjabat 4 periode tersebut.

Mengutip pernyataan Direktur Utama PT JGU, Mirza Muttaqien, yang dilansir kominfo.jatimprov.go.id,  berdasarkan kajian yang sudah dilakukan, saat ini di Jawa Timur produksi limbah B3 potensinya sudah menembus angka 170 juta ton pertahun.

“Namun yang sudah termanage baru 36 persen. Dan untuk sanitary landfill harus dibawa ke fasilitas limbah B3 satu satunya yang ada di Cileungsi Bogor dan biayanya sangat mahal,” jelas Mirza.

PT Jatim Graha Utama (JGU) merupakan salah satu BUMD Jatim yang diberi tugas mengelola proyek PPSL B3 di atas lahan seluas 50 hektar di Cendoro, Dawarblandong, Mojokerto. HK

Tinggalkan Balasan

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.