PAN soroti PR mendesak calon Panglima TNI

Amanat – Wakil Ketua Komisi I DPR dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Hanafi Rais menilai penunjukkan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Hadi Tjahjanto sudah tepat, baik dari kapabilitas maupun dari unsur matra yang diwakilkan yakni Angkatan Udara.

Namun, Hanafi melihat ada sejumlah catatan yang layak dijadikan program utama Panglima TNI jika nanti disetujui dan dilantik.

“Kalau Pak KSAU disetujui sebagai Panglima dan dilantik ini adalah relevansi yang harus dikelola dan harus ditunaikan oleh Panglima tadi,” ujar Hanafi.

Kebutuhan mendesak yang menjadi pekerjaan rumah bagi Hadi sebagai Panglima di antaranya adalah soal banyaknya pelanggaran teritorial udara maupun kemaritiman yang masih terjadi.
Hanafi menuturkan, kejelasan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) harus diikuti oleh Air Defence Identity Zone (ADIZ) yang juga jelas.

Di samping itu, sistem pertahanan udara juga menurutnya harus terus diperkuat.

“Harus dituntaskan untuk Panglima yang baru. Sehingga ada kesebangunan wilayah keudaraan kita,” tuturnya.
Satu poin lainnya yang juga akan didalami dari Hadi adalah soal penanganan potensi gangguan pertahanan dari acara-acara politik seperti Pilkada dan Pemilu serentak.

Hanafi menambahkan, hal itu menjadi isu rutin yang selalu ditekankan kepada setiap calon Panglima TNI.
Panglima TNI dituntut untuk bisa meningkatkan soliditas personel TNI. Hadi nantinya bakal dihadapkan pada situasi yang mengharuskan dia mengurus tiga matra TNI, yakni Angkatan Darat, Laut, dan Udara.

“Selama TNI solid dan sudah profesional saya yakin Pilkada dan Pemilu berjalan setentak, suasana bisa aman,” kata Hanafi. cw

Tinggalkan Balasan