Ming. Mar 7th, 2021

PAN Soroti Efektivitas Program Kampus Mengajar

1 min read
prof - PAN Soroti Efektivitas Program Kampus Mengajar

Amanat.news – Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PAN Zainuddin Maliki meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim untuk melakukan kajian lebih dalam lagi terkait pelaksanaan program Kampus Mengajar.

Menurut Zainuddin Maliki program tersebut sangat bagus jika benar-benar bisa diimplementasikan di lapangan.

“Dari sisi konsep bagus, tapi efektivitasnya yang penting. Akuntabilitas itu bukan hanya akuntabilitas program, prosedur, keuangan, tapi juga akuntabilitas manfaatnya,” kata legislator yang berangkat dari daerah pemilihan Lamongan dan Gresik ini.

“Nanti anggarannya sudah tersedia apa belum, seberapa efektivitasnya. Ini program Mas Menteri di situ bagus-bagus, tapi efektivitasnya yang belum,” sambungnya.

Zainuddin menuturkan, selain konsep yang bagus, implementasi di lapangan juga harus mendukung. Karena akan percuma jika konsep bagus akan tetapi eksekusi di lapangan malah berantakan.

“Policy yang bagus, tapi eksekusi buruk, ya hasilnya buruk. Implementasi jauh lebih penting daripada policy itu sendiri, bisa jadi bad policy tapi good execution itu hasilnya bisa good result,” katanya.

Sebelumnya, Mendikbud Nadiem Makarim menggagas program Kampus Mengajar sebagai salah satu solusi atas kendala pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang dialami siswa jenjang pendidikan dasar selama pandemi Covid-19.

Untuk itu, mahasiswa semester 5 ke atas diminta mendaftar menjadi pengajar di Sekolah Dasar (SD) di wilayah domisilinya.

Sekolah yang menjadi prioritas sasaran khususnya yang berakreditasi C dan berada di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan dan, Terluar).

Sepanjang program, mahasiswa diminta mengajar 6 jam per hari secara daring dan luring. Selama masa program, mahasiswa dijanjikan menerima biaya kuliah, uang hidup dan nilai setara 12 satuan kredit semester (SKS).//

Tinggalkan Balasan

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.