Sab. Agu 15th, 2020

PAN Jatim Ajak Kader Advokasi Problem Masyarakat Berbasis Data

2 min read
basuki - PAN Jatim Ajak Kader Advokasi Problem Masyarakat Berbasis Data

Amanat.news – Gagasan tentang Partai Advokasi sebagaimana dilontarkan oleh Bendahara Umum PAN, Totok Daryanto, dinilai mendapatkan momentum di masa pandemi ini.

“Masa Pandemi ini adalah momentum untuk mengaplikasikan orientasi kerja partai dalam mengadvokasi problem-problem masyarakat,” kata kader senior PAN ini.

Hal senada disampaikan oleh Basuki Babussalam, Sekretaris DPW PAN Jawa Timur, yang menilai bahwa di pandemi covid-19 telah memantik banyak sekali problem di tengah masyarakat.

“Rentetan masalah seperti terus mendatangi dan semua pihak seperti kalang kabut untuk mengatasinya. Pada saat semua belum tuntas sepenunya, masyarakat seperti dipaksa untuk menerima ‘new normal’, padahal hingga saat ini belum ada pihak yang berani memastikan kapan pandemi ini berakhir dan itu pasti akan memantik persoalan juga,” tandas Basuki.

 Dalam kondisi demikian, lanjut Basuki, kader-kader PAN di Jawa Timur diharapkan bisa menginstall program-program yang terstruktur untuk mendengar aspirasi rakyat dan memperjuangkannya secara riil sehingga bsia dirasakan oleh masyarakat sebagaimana gagasan Partai Advokasi.

Basuki melanjutkan bahwa beberapa langkah kuratif yang dilakukan pemerintah terbukti belum cukup efektif untuk membendung laju persebaran Covid-19 maupun dampak sosial ekonominya.

“Salah satu penyebabnya bisa jadi karena data sebgaai dasar pembuatan kebijakan tidak lagi sesuai dengan kondisi riil di lapangan, mengingat cepatnya perubahan. Nah, inilah yang bisa dilakukan kader PAN di Jatim untuk membuat akurasi data terkini, kemudian membandingkannya dengan data yang telah disebar pemerintah. Dari sana akan bisa mendapatkan gambaran riil untuk mengambil langkah-langkah advokasi yang lebih reprensentatif,” urai Ketua Fraksi PAN ini.

Untuk mewujudkan hal tersebut, menurut Basuki, langkah kolaboratif adalah hal yang harus dilaksanakan. Kader PAN di setiap tingkatan bisa terus intens melakukan diskusi terkait data-data itu. Kolaborasi juga harus melibatkan tokoh-tokoh lokal dan lembaga-lembaga yang konsen di pemberdayaan.

“Dengan upaya-upaya program seperti ini, gagasan tentang Parai Advokasi bisa dilakukan dan citra masyarakat terhadap PAN bisa terus terjaga,” pungkas Basuki.//

Tinggalkan Balasan

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.