Rab. Okt 21st, 2020

PAN Desak Pemerintah Bergerak Cepat Bantu Guru Honorer di Masa Pandemi

2 min read
unjuk rasa gtt antarafoto  ratio 16x9 - PAN Desak Pemerintah Bergerak Cepat Bantu Guru Honorer di Masa Pandemi

Amanat.news – Rapat dengar pendapat antara Komisi X DPR RI bersama Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kemendikbud RI, dimanfaatkan anggota Fraksi PAN Dewi Coryati untuk menanyakan komitmen pemerintah atas nasib guru honorer.

Pasalnya, nasib guru honorer hingga saat ini masih memprihatinkan ditambah lagi pandemi Covid-19 yang juga belum berakhir membuat posisi guru honorer kian terjepit.

Anggota Komisi X Fraksi PAN, Dewi Coryati mempertanyakan langkah cepat pemerintah terkait kesejahteraan guru honorer yang juga belum jelas hingga saat ini.

Menurutnya, kondisi guru honorer sudah sangat memprihatinkan dan harus segera menjadi fokus pemerintah dalam perumusan anggaran. Ia menyayangkan tidak adanya alokasi untuk tunjangan kesejahteraan guru honorer.

“Bagaimana affirmative action atau langkah cepat pemerintah dalam membantu nasib 742.459 guru honorer yang hingga saat ini belum mendapatkan gaji yang layak? Mengingat tenaga pendidik kita 60% non-PNS. Guru honorer ini juga jadi yang paling terkatung-katung nasibnya ditengah pandemi (Covid-19). Sebab, mereka digaji sesuai jam pengajaran, sedangkan selama masa darurat pandemi sudah tak bisa hadir di ruang kelas. Didapil saya Bengkulu, gaji guru honorer saat ini hanya dua ratus hingga delapan ratus ribu,” ujar Anggota DPR RI Komisi X Dapil Bengkulu ini.

Ia juga menambahkan, saat ini Indonesia mengalami kekurangan jumlah guru. Guru honorer berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan guru sehingga kesejahteraan guru honorer harus sangat diperhatikan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah.

“Saat ini Indonesia kekurangan jumlah guru sebanyak 1.090.678 guru. Setiap tahunnya bertambah karena puluhan ribu guru pensiun. Ini masalah yang serius dan harus segera diselesaikan,“ ujarnya.

Menjawab keresahan Komisi X terkait kesejahteraan guru honorer, Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud RI memaparkan, Kemdikbud telah menyiapkan dana sebesar Rp 19 triliun yang dialokasikan melalui DAU langsung dari Kemenkeu untuk pengangkatan P3K.//cw

Tinggalkan Balasan

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.