Muhammadiyah: Perceraian salah satu tantangan bangsa

Amanat – Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Amin Abdullah mengatakan, tingginya angka perceraian merupakan salah satu tantangan di masa kini dalam kaitannya membangun peradaban bangsa.

“Padahal peradaban bangsa diawali dari keluarga masing-masing, karena itu menjaga keluarga, melindungi dan mengembangkan keluarga adalah pokok dalam Islam,” kata Amin dalam Seminar Nasional: “Keluarga Berkemajuan Pijakan Bangsa Berkeadaban” di Universitas Muhammadiyah Surabaya minggu lalu.

Menurut Amin, dalam beragama jika tidak bisa selesai dengan diri sendiri maka akan sulit beragama keluar, termasuk untuk skala yang besar seperti berbangsa dan bernegara.

Berbagai tantangan yang kompleks, menurut Amin muncul dalam kehidupan berkeluarga dewasa ini seperti perubahan sosial yang mempengaruhi relasi pria dan wanita di keluarga.

Padahal, lanjut Amin, ada implikasi serius yang ditimbulkan oleh perceraian terhadap anak-anak. Dan bahkan bisa memicu masalah baru bagi mereka, mempengaruhi karakter anak, bisa mempengaruhi moralitas, dan tak terbangunnya referensi di keluarga.

“Anak adalah aset bangsa, karena hidup matinya bangsa dan negara ditentukan dari generasi anak bangsa ke depan,” ujarnya

Beberapa waktu sebelumnya, Khofifah Indar Parawansa yang kala itu masih aktif menjabat Mensos mengungkapkan jika Jawa Timur menempati peringkat tiga besar nasional kasus perceraian bersama Jawa Barat dan Jawa Tengah.

“Di Jawa Timur perceraiannya cukup tinggi tapi yang aneh, gugat cerai yang tinggi justru jadi sumber kebahagiaan. Ini yang harus ditelaah bersama apa yang sebetulnya sedang terjadi pada keluarga ini dan harus ada solusi yang kita ambil bersama,” kata Khofifah kala itu.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan tingginya perceraian itu, seperti halnya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Dalam posisi seperti itu, Khofifah mengharapkan, ketika suatu permasalahan keluarga berakhir di pengadilan agama maka kemudian tidak harus keputusan gugat cerai mudah disepakati dan disetujui.//cw

Tinggalkan Balasan