Sen. Jul 6th, 2020

Minta Kader Jaga Soliditas, Ketum PAN: Yang Mendukung Maupun Tidak, Punya Hak Sama di Partai

2 min read
ketua umum pan zulkifli hasan dan sekjen pan eddy 200528171033 699 - Minta Kader Jaga Soliditas, Ketum PAN: Yang Mendukung Maupun Tidak, Punya Hak Sama di Partai

Amanat.news – Partai Amanat Nasional menggelar acara halal bihalal secara virtual pada Kamis (28/5) siang.

Acara yang diikuti oleh seluruh pengurus PAN di tingkat pusat hingga kota dan kabupaten serta para anggota legislatif PAN pusat dan daerah dari seluruh Indonesia ini disebut oleh Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, selain diikhtiarkan sebagai ajang silaturahmi antar pengurus juga menjadi wahana proses konsolidasi kader PAN dalam menyongsong kerja-kerja politik di depan.

“Kongres sudah selesai dengan segala dinamikanya. Kita sudah mengetahui, merasakan, sudah selesai. Mari kita tutup buku, kita buka buku yang baru, untuk bersama-sama menjaga kebersamaan, soliditas kader. Kita buka buku yang baru untuk mempersiapkan diri sejak dini,” papar Zulkifli.

Zulkifli mengatakan tidak ada waktu bagi kader PAN untuk bertengkar karena harus menyongsong Pemilu 2024. Ia juga menegaskan semua kader, baik yang mendukungnya maupun tidak, berhak menduduki posisi apa pun di partai.

“Waktu kita tidak terasa, berjalan cepat sekali. Oleh karena itu, tidak ada waktu sebetulnya untuk bertengkar. Oleh karena itu, saya tidak bosan-bosannya, Kongres sudah usai. Saudara-saudara, pengurus DPD-pengurus DPW berhak jadi apa pun di partai kita ini, mendukung atau tidak mendukung saya waktu kemarin. Itu sudah selesai,” tandasnya.

“Yang ingin ketua DPW, ketua DPD, silakan, tapi usahakan musyawarah mufakat. Bertempur habis-habisan itu sudah kita alami dan itu memerlukan energi yang lama dan berat untuk kita. Oleh karena itu, musyawarah mufakat itu juga bagian dari demokrasi, berbagi peran, karena sekali lagi kita ini adalah kolektif kolegial,” lanjutnya.

Zulkifli mengatakan, saat ini bukan waktu yang tepat untuk bertikai terkait hasil kongres. Sebab, ada banyak tantangan yang harus dihadapi PAN, seperti permintaan partai-partai besar agar ambang batas parlemen naik di atas 4 persen.

Oleh karenanya, ia meminta PAN memperjuangkan agar ambang batas parlemen tetap 4 persen.

“Tidak ada waktu untuk kita bertengkar lagi, tidak ada waktu kita untuk berleha-leha, salah satu usulan partai-partai besar parliamentary threshold itu 7 persen sampai ke kabupaten kota provinsi semua berlaku,” ujarnya.//cw

Tinggalkan Balasan

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.