Milad ke108 Hijriah, Muhammadiyah ingatkan ancaman keretakkan bangsa

Amanat – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengajak semua pihak untuk kembali menegakkan komitmen merekatkan kebersamaan menjelang memasuki tahun politik 2019.

Menurutnya, belakangan ini telah terjadi masalah dalam kehidupan kebangsaan sebagai imbas dari silang sengkarut perpolitikan nasional.

“Ada nuansa saling membelah, yakni kanan-kiri, NKRI-anti-NKRI, toleran-inteloren,” ujarnya saat menghadiri acara Peringatan dan Refleksi Milad Muhammadiyah ke-108 Hijriah di Gedung Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, Surabaya, Minggu (11/11).

Hal tersebut, menurut Haedar, bisa memicu masalah serius jika tak dikelola dengan baik, sebab akan meretakkan kehidupan kebangsaan.

“Karena itu, Muhammadiyah berkomitmen mengajak semua pihak untuk memiliki platform dalam sebuah format yang dapat merekatkan kebersamaan. Boleh ada kompetisi dan persaingan. Tapi kita harus elegan menolak kompetisi agar tidak terjadi konflik,” katanya.

WhatsApp Image 2017 11 11 at 13.14.14 - Milad ke108 Hijriah, Muhammadiyah ingatkan ancaman keretakkan bangsa
Ketua DPW PAN Jawa Timur, H Masfuk, bersama beberapa jajaran pengurus harian DPW PAN Jatim turut hadir di acara tersebut

Haedar melanjutkan bahwa bahwa Indonesia beberapa waktu belakangan sempat kehilangan peluang gara-gara masalah kasuistik yang seharusnya bisa diselesaikan dengan cepat tanpa harus dibawa ke ranah nasional.

Sebagai wujud komitmen dalam menegakkan ikhtiar untuk terus memupuk persatuan, Muhammadiyah mengajak dialog nasional untuk merekat kebersaman. “Kami ingin membangun komunikasi dengan berbagai pihak untuk menutup luka-luka politik sekaligus menjadi modal menghadapi Pemilu 2019 agar tidak retak oleh politik.”

Di hadapan ratusan pengurus daerah Muhammadiyah yang hadir, Haedar mengatakan bangsa Indonesia mempunyai sistem kenegaraan modern, yakni pancasila dan agama. Menurutnya, pancasila dan agama merupakan bagian dari nilai yang dimiliki bangsa Indonesia yang harus dipupuk sebagai perekat bangsa.//cw

Tinggalkan Balasan