Kam. Des 3rd, 2020

Milad ke-108 Muhammadiyah, Ketua DPW PAN Jatim Tegaskan Komitmen Jaga dan Rawat Sinergitas

2 min read
WhatsApp Image 2020 11 18 at 14.00.53 - Milad ke-108 Muhammadiyah, Ketua DPW PAN Jatim Tegaskan Komitmen Jaga dan Rawat Sinergitas

Amanat.news – Ketua DPW PAN Jawa Timur, H. Masfuk, menghadiri peringatan Milad Muhammadiyah ke 108 yang digelar warga Muhammadiyah Kecamatan Sutorejo, Surabaya, pada Rabu (18/11/2020).

Ini sekaligus membuktikan bahwa jalinan sinergitas PAN Jawa Timur dengan Persyarikatan Muhammadiyah masih terjaga cukup baik.

“Sudah pasti, PAN tak bisa dilepaskan dari Muhammadiyah. Dan telah menjadi komitmen PAN Jatim untuk bisa terus merawat dan menjaga sinergitas yang selama ini sudah terbangun,” tandas Masfuk.

Masfuk mengungkapkan bahwa Persyarikatan Muhammadiyah selama ini telah menjadi kekuatan alternatif dalam kehidupan lokal, nasional, dan bahkan global.

“Karenanya, seluruh kader Muhammadiyah seyogyanya bisa menyokong peran transformatif  yang dijalankan oleh Muhammadiyah dengan menjadi kader yang terus mengasah kecerdasan. Bukan hanya tajamnya akal pikiran tetapi juga kemampuan untuk memahami dengan baik lingkungan berikut budaya dan sistem yang ada di dalamnya,” papar mantan Bupati Lamongan dua periode ini.

Masfuk juga mengajak seluruh warga Persyarikatan Muhammadiyah untuk tetap jaga kesehatan dan menegakkan protokol kesehatan karena pademi belum berlalu.

“Selain itu juga harus tetap semangat. Situasi memang sulit, tapi yakinlah dengan ikhtiar dan tawakal yang berarti tidak putus asa maka hasil baik pasti akan kita temui. Di balik semua ini, Allah menghendaki kita, untuk mendapati kualitas kehidupan yang lebih baik,” urai Masfuk.

WhatsApp Image 2020 11 18 at 14.00.52 - Milad ke-108 Muhammadiyah, Ketua DPW PAN Jatim Tegaskan Komitmen Jaga dan Rawat Sinergitas

Dalam Milad ke-108 di tahun 2020 ini, Persyarikatan Muhammadiyah mengangkat tema “Meneguhkan Gerakan Keagamaan Solusi Hadapi Pandemi dan Masalah Negeri”.

Dalam konferensi pers secara virtual pada Senin (16/11) lalu, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menyampaikan, ada tiga aspek yang menjadi perhatian Muhammadiyah dalam Milad ke-108.

 Pertama, peneguhan gerakan keagamaan. Kedua, bagaimana menghadapi pandemi Covid-19 di mana ini menjadi pembeda Milad tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya. Ketiga, mengenai masalah negeri.

“Mengapa Muhammadiyah mengambil tema peneguhan gerakan keagamaan, secara konstruktif kita mengamati bahwa masyarakat Indonesia semakin hari kecenderungan untuk beragama dengan lebih baik itu semakin tinggi,” ujarnya.//cw

Tinggalkan Balasan

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.