Soal Isu Tanah, Ma’ruf Amin Salahkan Pemerintah Sebelum Jokowi, PAN: Jangan Banyak Ngeluh Tanpa Solusi

Amanat.news – Bakal cawapres KH Ma’ruf Amin saat menjadi pembicara dalam pekan orientasi caleg Partai NasDem menyinggung soal isu yang mengatakan pemerintahan Jokowi-JK membiarkan tanah-tanah dikuasai oleh pihak-pihak tertentu khususnya para konglomerat.

Ma’ruf menyebut pemberian tanah pada konglomerat bukan terjadi pada masa pemerintahan Jokowi-JK, melainkan di pemerintahan sebelumnya. Namun Ma’ruf pun tak mau menyebut dengan jelas siapa yang bertanggung jawab dalam persoalan itu.

“Jadi yang ngasih bukan Pak Jokowi tapi orang sebelumnya itu. Saya enggak tahu orangnya, pokoknya sebelumnya,” ujarnya.

Pernyataan Ma’ruf tersebut menuai reaksi dari beberapa para elite politik.

Ketum PAN Zulkifli Hasan meluruskan pernyataan Ma’ruf. Menurut dia, saat itu sudah tidak ada lagi tanah yang bisa dibagikan.

“Saya jadi menteri itu tanah sudah habis. Sudah habis, sudah dikapling-kapling. Jelas, 32 tahun,” kata Zulhasan – demikian ia biasa disapa.

Zulhasan memberikan solusi jika memang tanah tersebut ingin diambil lagi oleh pemerintah. Menurut dia, pemerintah saat ini masih bisa mengambil alih lahan setelah izin penggunaan tanah tersebut selesai.

“Kan bisa, ya izinnya selesai, kan bisa diambil oleh negara, kan bisa,” jelasnya.

Ketua MPR ini meminta seluruh pihak tak saling menyalahkan. Apalagi, mengeluhkan persoalan yang dihadapi pemerintah saat ini. Zulkifli meminta seluruh pihak aktif mencari solusi atas permasalahan yang muncul.

“Yang paling penting itu jangan saling menyalahkan. Sekarang apa yang harus dilakukan? Kalau ngeluh terus kan ciri-ciri enggak berhasil. Ngeluh-ngeluh, ngeluh ya, ini ngeluh lagi, ngeluh lagi, ngeluh lagi, solusi dong,” pungkasnya.//cw

 

Tinggalkan Balasan