Maksimalkan Kerja Pemenangan, PAN Jatim Imbau Daerah Segera Tuntaskan Pencalegan

Amanat.news – Bagi PAN Jatim, mempersiapkan caleg di setiap daerah pemilihan menjadi elemen yang sangat penting. Untuk itu, rekruitment caleg harus dilaksanakan sebaik-baiknya oleh seluruh infrastruktur  partai di semua daerah sebagai wujud kerja pemenangan.

“Calon anggota legislatif menempati posisi penting dalam kerja politik kepartaian. Penempatan figur-figur yang berkompeten sudah pasti akan menjadi tolok ukur capaian partai di sebuah daerah pemilihan. Untuk itu, proses pencalegan ini harus benar-benar mendapatkan perhatian lebih dari seluruh infrastruktur partai,” tandas Dr. A Basuki Babussalam, Sekretaris DPW PAN Jatim.

Basuki menandaskan bahwa proses pencalegan merupakan cerminan infrastruktur partai dalam mempersiapkan kerja pemenangan.

“Caleg yang berintegritas sudah pasti bakal menjadi basis pemenangan partai. Untuk itu, para kandidat setidaknya harus memiliki peran yang sama dalam memperbesar suara partai. Hal ini juga menjadi landasan bagi infrastruktur partai di setiap daerah saat menentukan caleg-calegnya,” tandasnya.

Hal senada disampaikan Ali Mu’thi, Sekretaris Komite Pemenangan Pemilu Wilayah (KPPW) Jawa Timur, soal mendesaknya proses pencalegan yang harus dipenuhi oleh tiap daerah di Jatim.

“Waktu terus berjalan, dan tenggat waktu pengajuan caleg makin mepet. Jangan sampai karena waktu yang makin pendek membuat proses pencalegan ini berjalan tidak maksimal. Caleg-caleg yang didaftarkan hanya untuk memenuhi kuota tenggat waktu, tanpa memperhitungkan kapabilitas caleg yang bersangkutan. Jika ini yang terjadi, tentu menjadi preseden yang kurang baik bagi partai di tengah kompitisi yang kian berat saat ini,” tandas Ali Mu’thi.

Untuk itu, Ali menghimbau kepada seluruh pengurus dan infrastruktur PAN di masing-masing daerah di Jawa Timur untuk menjadikan proses pencalegan ini sebagai fokus utama perhatian dan target kerja saat ini.

“Sesuai arahan KPPN, tanggal 4 Juni adalah batas pengajuan calon yang akan diverifikasi oleh KPPN. Tenggatnya sebulan sebelum masa pengajuan yang ditetapkan oleh KPU pada 4 Juli, ini memberi waktu agar proses verifikasi data dan dokumen yang diperlukan bisa klop sesuai persyaratan KPU. Saya kira waktunya sudah sangat mepet, dan pengurus bisa segera menuntaskan dengan sebaik-baiknya,” tandas Ali.

Karena pertimbangan waktu ini pula, Basuki Babussalam menandaskan DPW akan melakukan intervensi kepada daerah-daerah yang sampai saat ini masih alot dalam proses penyusunan caleg karena munculnya dinamika di internal kepengurusan di beberapa daerah yang belum terselesaikan.

“Kita sudah melakukan tekad bersama untuk menuntaskan proses pencalegan ini sebaik-baiknya sebagai jalan ikhtiar bagi pemenangan PAN di 2019 nanti. Untuk itu, langkah-langkah dan kebijakan yang akan diambil oleh DPW adalah untuk menyelamatkan misi pemenangan ini,” pungkasnya.//cw

Tinggalkan Balasan