Khofifah Usulkan Marsinah Jadi Pahlawan Buruh Nasional

Amanat.news – Kamis (21/6/) kemarin, bersama SPSI, Khofifah kembali ziarah ke Makam Marsinah dan berdialog dengan kelompok buruh Nganjuk.

Dalam kesempatan itu, Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 1 tersebut memastikan bahwa dirinya siap mengawal pakta integritas yang sudah dibuat bersama Aliasi Serikat Pekerja dan Sekitar Buruh Jawa Timur.
Salah satunya adalah menyiapkan dan mengawal pencalonan pengusulan Marsinah sebagai Pahlawan nasional buruh.

Dalam forum itu, Khofifah menegaskan bahwa dirinya sudah melakukan follow up atas rekomendasi pengusulan Marsinah sebagai buruh pada 1 Mei lalu, saat Khofifah datang ke makam dan kediaman keluarga Marsinah
“Saya Insyallah siap bersama mereka mendorong proses penyiapan pengusulan Marsinah sebagai pahlawan nasional,” kata Khofifah usai melakukan doa bersama di makam Marsinah

Dikatakan Ketua Umum PP Muslimat NU ini, ada sejumlah proses yang harus dilakukan untuk pengusulan tersebut. Pertama yaitu harus ada semimar dan diskusi tingkat kabupaten kota.

“Karena Mbak Marsinah almarhumah besar di sini, maka diskusinya di sini saja, nggk harus ribuan orng tapi yang penting ada narasumbwr yang qualified untuk membahas perjuangan Marsinah hingga nanti ada rekomendasi bupati,” kata Khofifah.

Tidak hanya itu, cagub pasangan Emil Elestianto Dardak ini menyebut, setelah rekomendasi bupati maka akan ada diskusi serupa di tingakt provinsi hingga ada pengeluaran rekomendasi dari gubernur.

“Lalu rekom gubernur dikirim ke mensos sebagai Tim Peneliti Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) nasional. Nanti di Kemsos ada tim independen yang dibentuk setahun sekali untuk dibawa ke dewan gelar, maka saya sarankan di Nganjuk membentuk tim tetap,” katanya.

Supaya jika nanti butuh kekurangan berkas dan persyaratan bisa dikomunikasikan ke tim yang selalu standby. Dirinya juga menyebut bahwa ia dan tim siap menjadi konsultan untuk membantu menyukseskan proses tersebut.
“Meski ada tokoh yang perjuangannya begitu besar tapi ketika tidak ada yang mengusulkan maka ya tidak bisa dapat gelar pahlawan nasional, maka mari ini kita kawal,” tegasnya.//cw

Tinggalkan Balasan