Ketua MPR: Mahasiswa Harus Bantu Percepat Proses Demokrasi

Amanat, Malang – Peran serta mahasiswa dalam berbangsa dan bernegara sangatlah dibutuhkan, karena mahasiswa merupakan intelektual muda sebagai calon pemimpin bangsa. Untuk itu ketua MPR-RI Dr. (HC) H Zulkifli Hasan, SE. MM berharap Mahasiswa bisa menjadi agen perubahan, sehingga bisa memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat. “Dan juga membantu mempercepat proses demokrasi kepada masyarakat,” kata Zulkifli dihadapan 1.500 mahasiswa yang mengikuti Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan (28/10) di masjid Al Hikmah Universitas Negeri Malang (UM).

Menurut Zulkifli, mahasiswa yang berkebangsaan harus cerdas, cekatan, kosmopolit, daya saingnya tinggi pasti produktifitasnya hebat. “Ini generasi muda zaman now, mari kita jaga, perkokoh merah putih yang agak kelihatan koyak di luar sana. Anak muda harus jadi pelopor memperkuat persatuan, jahit kembali merah putih, saling menghormati saling menghargai, jangan lagi ribut tentang perbedaan, keragaman karena itu sudah kita sepakati 72 tahun yang lalu. Kita perkokoh persatuan kita jahit kembali merah putih secara utuh,” tandasnya.

Dalam orasi kebangsaanya Zulkifli banyak memotivasi mahasiswa, terkait semangat generasi muda untuk bersatu mempertahankan empat pilar kebangsaan itu. Sebagai mahasiswa dan pemuda yang kelak menjadi agen perubahan haruslah memahami Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi Negara, Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai bentuk negara, dan Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.

4 pilar1 - Ketua MPR: Mahasiswa Harus Bantu Percepat Proses Demokrasi
Zulkifli Hasan Berfoto bersama mahasiswa di depan masjid UM

Kehadiran ketua MPR diakui Wakil Rektor III Universitas Negeri Malang Dr. Syamsul Hadi, M.Pd, M.Ed. merupakan suatu kehormatan bagi sivitas akademika. “Apalagi yang disampaikan beliau (Zulkifli Hasan) sosialiasi empat pilar kali ini terasa berbeda pada umumnya.Sosialisasi yang diselengarakan di sebuah masjid ini menjadi lebih istimewa. Terlebih lagi bertepatan pula dengan peringatan sumpah pemuda,” ujar Syamsul. (TJ)

Tinggalkan Balasan