Ketua MPR belajar pada Sopir angkot

Amanat – Rangkaian kunjungan kerja di Kota Kembang, Bandung, dimanfaatkan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan untuk bertemu Pian. Pian adalah sopir angkotan kota (angkot) jurusan Soreang–Leuwipanjang, yang mengubah angkotnya menjadi perpustakan keliling.

“Saya baca kiprah Pian dan istrinya, Bu Elis, ini dari berita-berita, bahkan sampai di media luar negeri seperti BBC. Alhamdulillah, baru sekarang bisa ketemu orangnya,” kata pria yang akrab disapa Zulhasan ini.

Pian dan Elis mengaku, saat ini, perpustakaan kelilingnya memiliki lebih dari 1.500 pelajar binaan yang langganan naik angkot Soreang-Leuwipanjang ini. “Kalau saya cari berkahnya, Pak Zul. Semoga bisa kasih manfaat buat anak-anak biar bacaannya benar,” ujar Pian.

Sembari memberi manfaat, Pian tetap jadi supir Angkot dengan setoran 2,2 juta sebulan. Ia jalani keduanya dengan harapan Pustaka keliling bisa membuat rezekinya sebagai supir angkot jadi berkah

24991121 1975643359343481 4831784641313157273 n - Ketua MPR belajar pada Sopir angkotZulhasan mendukung niat Pian dan istrinya untuk membuat perpustakaan yang besar di kampung. Dia mengatakan siap menyumbang buku-buku untuk anak-anak desa. “Hidup yang mulia adalah yang memberi manfaat. Inspirasi itu datang dari orang biasa. Terima kasih, Pian dan Elis, sudah menginspirasi kami,” tuturnya.

Zulhasan mengungkapkan bahwa selama ini kita terlalu sibuk dengan urusan kita dan menganggap beban kita amatlah berat, padahal di dekat kita banyak sekali sosok inspiratif yang memandang hidup dengan optimisme luar biasa.

“Sosok inspiratif itu ada dekat di sekitar kita, Orang-orang biasa yg memberi manfaat luar biasa. Mereka adalah alasan, bangsa yang besar ini tak boleh kehilangan harapan!” tandas Zulhasan. cw-infompr

Tinggalkan Balasan