Ketua Komisi VIII DPR: kolom identitas agama penting karena terkait beberapa urusan

Amanat – Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengabulkan tetap adanya kolom agama di KTP, disambut baik oleh Ketua Komisi VIII DPR RI Ali Taher. Dengan dikabulkannya kolom agama oleh MK ini, menurutnya, perdebatan soal perlu tidaknya identitas agama sudah berakhir.

“Kami Komisi VIII menyambut baik keputusan ini. Ini menunjukkan bahwa kolom identitas agama bagi penduduk Indonesia sangat penting, dan tidak bisa dihilangkan,” kata Ali Taher.

Menurut Taher, Identitas agama bagi penduduk Indonesia sangat penting mengatur urusan ibadah, khususnya bagi umat Islam yang mayoritas di Indonesia. “inilah karakter Indonesia,” tandas Anggota DPR Fraksi PAN ini.

46 Ali Taher Parasong ENO 7065 - Ketua Komisi VIII DPR: kolom identitas agama penting karena terkait beberapa urusan
Ketua Komisi VIII DPR RI Ali Taher

Ali Taher mengungkapkan bahwa pengurusan kolom agama bagi umat Islam tidak bisa dipisahkan karena terkait beberapa urusan. Di antaranya kebutuhan ibadah haji, pengelolaan zakat dan bantuan faqir miskin, kelahiran, pernikahan dan kematian. “Begitupula bagi lima agama lain, selain Islam. Apalagi di Indonesia ada Kementerian Agama yang menjadi identitas khas bagi pengelolaan umat beragama oleh pemerintahan,” tandas Ali.

Terkait masukan perlunya penganut kepercayaan di luar enam agama yang disetujui negara, Ali mengatakan Komisi VIII menyerahkan urusan teknis tersebut kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Namun ia memberi catatan bila semua aliran kepercayaan dibolehkan tercantum di KTP, maka akan sangat banyak jenis aliran kepercayaan.

“Alangkah baiknya kalau khusus untuk aliran kepercayaan bisa dibatasi, agar tidak terlalu banyak jenis aliran. Teknisnya kita serahkan kepada Kemendagri,” ungkap Ali.//cw-fraksipan

Tinggalkan Balasan