H Masfuk: Pilkada serentak harus jadi momentum penguatan PAN

Amanat – Dari 15 pasangan calon yang akan berlaga di pilkada kabupaten dan kota di Jawa Timur yang sudah mendapatkan SK memang tidak semuanya merupakan kader PAN. Beberapa di antaranya adalah pasangan calon kader dari partai lain.

“Meski calon dari partai lain, tapi kita sudah melakukan banyak komunikasi untuk menyamakan visi dan misi. Jadi, Insyaallah meski bukan kader PAN tapi visi yang diusung sama dengan PAN,” tandas Ketua DPW PAN Jawa Timur H Masfuk, SH.

Menurut Masfuk, tujuan utama dari kontestasi dari pilkada ini adalah untuk, memberikan manfaat seluas-luasnya bagi rakyat banyak.

“Dengan menang pilkada kita bisa mendesain pembangunan dan mengatur kebijakan sesuai misi dan visi PAN yakni untuk memberikan kebermanfaatan bagai kesejahteraan masyarakat seluas-luasnya. Karena itu, saya mendorong pada kader untuk berikhtiar dan berupaya maksimal agar bisa memenangkan pilkada termasuk turut menyokong kemenangan calon-calon yang sudah mendapatkan SK dukungan dari PAN,” ungkap H Masfuk.

Untuk itu, lanjut Masfuk, kader PAN harus mengintesifkan komunikasi dengan para calon yang diusung di daerah masing-masing. Selain untuk menjaga arah visi agar tetap sejalan dengan visi PAN sebagai bentuk komitmen dukungan juga untuk menjaga momentum agar PAN juga turut berkembang.

Momentum pilkada serentak ini, menurut Masfuk, dapat dimanfaatkan setidaknya untuk melaksanakan konsolidasi struktur dan konsolidasi agenda politik (ideologis).

Konsolidasi struktur diterjemahkan dalam bentuk penguatan kepengurusan partai politik di semua tingkatan.

Bentuk faksionalisasi dan konflik sedapat mungkin dapat diselesaikan melalui forum-forum komunikasi internal yang diagendakan untuk pembahasan Pilkada.

Disamping itu organ underbow partai dan struktur kepengurusan hingga level bawah dapat kembali disolidkan melalui beragam aktifitas kepartaian dalam rangka pemenangan kandidat yang didukung dalam Pilkada. CW

Tinggalkan Balasan