Gerindra ajukan Moreno di Pilgub Jatim, PAN: Kami tak terikat pada figur

Amanat – Partai Gerindra mengajukan anggota DPR RI Fraksi Gerindra Moreno Soeprapto sebagai calon gubernur pada Pilgub Jawa Timur 2018. Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menilai Moreno adalah sosok milenial berprestasi yang cocok menjadi calon pemimpin bagi masyarakat Jawa Timur.

“Sebagaimana kita ketahui Moreno adalah mantan pebalab dengan prestasi cemerlang baik di tingkat nasional maupun internasional yang saat ini menjadi politisi muda Gerindra,” ujar Sufmi, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (23/12).

Menurut Sufmi, Moreno akan banyak mendapatkan suara di Pilgub Jawa Timur 2018. Mengingat saat Pemilu 2014 lalu, Moreno yang baru pertama kali mengikuti pemilihan legislatif langsung terpilih menjadi anggota DPR. Sebab Moreno memperoleh suara lebih dari 52.000 suara di Daerah Pemilihan Jawa Timur V, Malang Raya.

“Selain itu Moreno juga memiliki akar yang kuat di Jawa Timur karena keluarga besar ayahnya memang asli Jawa Timur,” imbuh Sufmi.

Sejauh ini, memang belum ada kepastian apakah Gerindra akan mendapat dukungan dari partai lain untuk mengusung Moreno. Namun, selama ini Gerindra selalu menyatakan akan mengajak PKS dan PAN untuk berkoalisi di Pilgub Jatim untuk membentuk poros baru. Secara perhitungan kursi, Gerindra memang membutuhkan dukungan kursi dari PKS dan PAN.

Sebab, agar bisa mengusung calon di Pilgub Jatim, partai atau gabungan partai harus mengantongi 20 kursi. Jika ditotal, koalisi 3 parpol ini telah mengantongi 26 kursi di DPRD Jawa Timur dan dapat mengusung pasangan calon gubenur dan wakil gubernur di Pilgub Jawa Timur 2018. Gerindra sendiri memiliki 13 kursi, PAN memiliki 7 kuris, dan PKS memiliki 6 kursi.

WhatsApp Image 2017 12 11 at 14.04.22 - Gerindra ajukan Moreno di Pilgub Jatim, PAN: Kami tak terikat pada figur
DR Basuki Babussalam (kanan) Sekretaris DPW PAN Jawa Timur, bersama Ketua Badan Pemenangan Pemilu PAN Jatim Amar Saifudin

Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional Jawa-Timur (DPW PAN Jatim) beberapa kali menyebutkan jika akan membuat keputusan terkait Pilgub Jatim 2018 pada momentum yang tepat. Siapa calon gubernur yang didukung akan diputuskan menjelang pendaftaran.

“Mengambil istilah pewayangan, perang saat ini baru perang kembang. Nanti di perang Bharatayudha kami akan mengambil keputusan yang terbaik bagi masyarakat Jawa Timur,” kata Sekretaris DPW PAN Jatim, Dr. A Basuki Babussalam, beberapa waktu lalu

Bagi PAN Jatim, lanjut Basuki, pilgub adalah sebuah konstruksi kebangsaan yang utuh. PAN tidak akan menjebakkan diri terikat dengan satu figur. Melainkan lebih fokus pada asas manfaat bagi masyarakat dan pembangunan Jawa Timur secara umum.

“Karena itu semua tahapan dan semua pertimbangan kami jadikan ukuran. Setelah mempertimbangkan semua hal dan berkonsultasi dengan semua pihak, khususnya dengan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, kami baru akan menjatuhkan pilihan,” jelas Basuki.

Bagi PAN Pilkada adalah sebuah proses kebangsaan di tingkat daerah. Hasil Pilkada diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan daerah yang bisa memberikan jaminan atas proses pembangunan Jawa Timur yang optimal secara berkelanjutan.

“Kami memandang Pilkada ini secara integral. Karena itu semua pertimbangan kami maksimalkan. Targetnya, siapapun yang didukung PAN bisa memberikan kontribusi yang terbaik bagi Jawa Timur,” tandasnya.//CW

Tinggalkan Balasan