Dua Kader PAN Bergandengan Maju dalam Pilkada Bojonegoro

Amanat – Sejak awal memang Partai Amanan Nasional (PAN) sudah menyiapkan dua kader terbaiknya untuk bisa maju dalam Pilkada Bojonegoro 2018. “Dan Alhamdulillah kini keduanya direkom DPP PAN bisa bergandengan maju bersama yaitu Hj. Mahfudhoh, M.Si dan Drs Kuswiyanto, M.Si sebagai Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro,” papar Achmad Ruba’i Ketua KPPW PAN Jawa Tmur.

Mahfudhoh merupakan istri Bupati Bojonegoro Suyoto yang sudah dua periode memimpin Bojonegoro dan dinilai berhasil dengan kepuasan masyarakat mencapai 73%, sedangkan Kuswiyanto adalah anggota Fraksi PAN DPR RI dari Dapil Bojonegoro – Tuban. Ini merupakan pilihan yang tepat karena masyarakat Bojonegoro masih menginginkan kepemimpinan Kang Yoto, sehingga ditangan kader-kader PAN program-program Kang Yoto bisa dilanjutkan karena memiliki visi misi yang sama.

Diakui Mahfudhoh selama 10 mendapingi Kang Yoto sebagai Bupati tidak tinggal diam, ikut membantu menjalankan program pemerintahan, bahkan tiap hari  keliling dari desa ke desa dan tidak kurang dari 3 desa yang disinggahi setiap harinya. “Mulai menjalankan program PKK, Dekranasda dan pemberdayaan masyarakat lainya, yang bisa menginspirasi masyarakat untuk meningkatkan perekonomian,” ujar Mahfudhoh yang ingin melanjutkan kepemimpinan suaminya.

DSC00772 300x182 - Dua Kader PAN Bergandengan Maju dalam Pilkada Bojonegoro
Kang Yoto (berdiri) Bupati Bojonegoro dan mantan ketua DPW PAN Jatim 2 periode

Sebelum penerimaan SK DPP PAN pasangan Mahfudhoh – Kuswiyanto Kamis malam (4/1) di kantor DPW PAN Jatim, siang harinya menerima SK dari Partai Nasdem (2 kursi). Ini menambah kekuatan PAN di Bojonegoro yang hanya memiliki 6 kursi DPRD, ditambah lagi dengan dukungan partai Hanura (2 kursi), akan semakin kuat dan solid untuk meraih kemenangan. Tentu saja pasangan ini masih membuka diri bagi partai lain untuk memberikan dukungan.

Persaingan dalam Pilkada Bojonegoro tampaknya akan sengit, karena diperkirakan akan dikuti 4 pasangan calon yang akan maju dengan dimotori partai partai besar di bumi Anggling Darmo. Berapa partai yang memperoleh 6 kursi lebih selain PAN yaitu Partai Demokrat (7 kursi), Golkar (7 kursi), PKB (6 kursi), dan PPP (6 kursi). Tetapi semuanya butuh koalisi dengan partai lain untuk memenuhi 10 kursi agar bisa memberangkatkan kandidat dalam Pilkada.

Tinggal menunggu partai-partai lain mau berkoalisi dengan partai mana untuk bisa mendukung calon yang akan diusungnya. Lima partai lain yang perolehan suaranya 5 kursi kebawah yaitu Partai Gerindra (5 kursi), PDIP (5 kursi), PKS (4 kursi),  PBB dan PKPI masing masing 1 kursi. (TJ)

 

 

 

Tinggalkan Balasan