Di AS, Muslim Indonesia jadi rujukan toleransi

Amanat – Ustaz Muhammad Shamsi Ali kembali pulang ke Tanah Air. Kali ini ia menyempatkan diri untuk menemui Ketua MPR RI Zulkifli Hasan.

“Sebagai anak bangsa yang lama di luar negeri saya bangga bisa diterima oleh Ketua MPR. Dari luar negeri saya melihat kiprah Pak Zul teguh pada prinsip dan mempersatukan,” kata ustaz Shamsi.

Shamsi Ali menceritakan kehidupan Umat Islam di New York, khususnya Muslim asal Indonesia. Disebutkan Muslim Indonesia menjadi contoh bagi umat Muslim lainnya dari negara lain.

“Umat Islam Indonesia di Amerika menjadi contoh dan rujukan Islam yang ramah, damai dan mengajak pada kebaikan. Muslim Indonesia jadi contoh untuk dunia,” tutur Shamsi.

Zulkifli Hasan mengaku bersyukur toleransi umat Islam Indonesia tersebut bisa menjadi contoh. Menurutnya, umat Islam Indonesia memang telah ‘khatam’ toleransi.

“Umat Islam Indonesia sudah khatam soal toleransi. Demokrasi dan Islam bisa berdampingan dengan baik. Inilah Umat Islam yang jadi teladan untuk dunia,” tutur Zul.

Ustaz Shamsi adalah mantan imam Islamic Center of New York, Amerika Serikat (AS). Dia menjabat selama 10 tahun sejak 2001.

Penunjukan ini membuat Ustaz Shamsi menjadi imam pertama di Islamic Center of New York. Dia mengatakan, selain dirinya, ada tiga orang imam yang berasal dari negara lain di sana.

“Kegiatan kita adalah kajian agama Islam, melakukan penyiaran agama juga. Selain itu, ada kegiatan lain seperti kegiatan sosial untuk masyarakat. Ada kegiatan dengan kelompok agama lain, interfaith juga,” tutur pria kelahiran Bulukumba, Sulawesi Selatan, yang lahir pada 5 Oktober 1967 ini.

Shamsi memulai pendidikan tingginya di bidang tafsir di Universitas Islam Internasional, Islamabad, Pakistan. Pendidikan strata 2 dilanjutkan di kampus yang sama dengan mengambil bidang perbandingan agama.

Shamsi mengaku sudah tinggal selama 21 tahun di AS. Saat ini, Ustaz Shamsi masih menjadi imam besar di Masjid Pusat Islam New York, masjid terbesar di AS.

Sebagai seorang pemuka agama, Shamsi sangat dikenal kalangan muslim AS. Dia kerap berbicara tentang toleransi juga dialog keagamaan lainnya.//cw-infompr

Tinggalkan Balasan