Dahnil Anzar: Dukung pembentukan TGPF Novel Baswedan

Amanat – Berlarut larutnya pengusutan kasus penyerangan yang menimpa penyidik senior Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) Novel Baswedan membuat Dahnil Anzar Simanjuntak Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah terus bersuara, kali ini menekankan pentingnya pembentukan tim gabungan pencari fakta (TGPF), untuk menunjang penyidikan Kepolisian.

Dahnil Anzar Simanjuntak  - Dahnil Anzar: Dukung pembentukan TGPF Novel Baswedan
Dahnil Anzar Simanjuntak

Menurut Dahnil, pembentukan TGFP ini harus melibatkan banyak pihak yang berkompeten. “Karena banyak fakta dari LBH Kontras PP dan lainnya yang bisa dikumpulkan,” ujar Dahnil pada wartawan di Jakarta (4/11). Lebih lanjut Dahnil mengatakan, fakta-fakta tersebut dapat melengkapi kinerja Polri, dan saling menunjang tanpa ada yang dikesampingkan.

Sebagaimana ditegaskan Dahnil, pembentukan TGPF tidak hanya memberikan fakta fakta untuk membantu data yang diperlukan Polri, tetapi juga memantau dan menagih janji janji Polri untuk segera menuntaskan kasus Novel. “Masak sudah 206 hari sejak penyerangan Novel Baswedan belum ada perkembangan positif,” ujar Dahnil.

Kini kepercayaan dirinya dan sebagian masyarakat pada Kepolisian mulai terkikis, maka itulah perlunya pembentukan TGPF ini agar kasus ini bisa terungkap secara transparan.

Kasus Novel saat ini berada dalam penanganan Polda Metro Jaya. Hingga kini bukti-bukti yang diperoleh polisi masih belum bisa menunjukkan titik terang pelaku penyiraman Novel.

Novel Baswedan mengalami penyerangan berupa penyiraman air keras berjenis Asam Sulfat atau H2SO4 pada Selasa (11/4). Sampai saat ini, pria yang menangani kasus megakorupsi E-KTP itu pun kini menjalani perawatan intensif di Singapura untuk menyembuhkan penglihatannya imbas penyerangan itu. (TJ)

Tinggalkan Balasan