Daftar lengkap Upah Minimum Provinsi 2018

Amanat – Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) resmi menetapkan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2018 sebesar 8,71persen. Pemerintah provinsi juga telah mengumumkan UMP di daerahnya masing-masing.

Penetapan besaran kenaikan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Kemnaker tanggal 13 Oktober 2017, dengan Nomor B.337/M.NAKER/PHIJSK-UPAH/X/2017 tentang Penyampaian Data Tingkat Inflasi Nasional dan Pertumbuhan Produk Domestik Bruto Tahun 2017.

Kenaikan tersebut merupakan total penjumlahan dari pertumbuhan ekonomi dan inflasi sesuai dengan formula kenaikan upah minimum yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

BPS telah menetapkan inflasi nasional sebesar 3,72 persen dan pertumbuhan ekonomi sebesar 4,99 persen. Jika kedua komponen tersebut dijumlahkan menjadi sebesar 8,71 persen.

Sementara, formula untuk menghitung besaran UMP 2018 yaitu besaran UMP 2017 ditambah dengan hasil perkalian antara besaran UMP 2017 x 8,71 persen (tingkat infasi+pertumbuhan ekonomi nasional). Hal tersebut sesuai dengan Pasal 44 Ayat 1 dan Ayat 2 PP Nomor 78 Tahun 2015.

Menurut Direktur Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Kementerian Ketenagakerjaan, Wahyu Widodo, hampir seluruh provinsi telah melaporkan batas UMP 2018. Pihaknya pun berharap baik pengusaha maupun pekerja bisa menerimanya.

“Ini bagaimana pemerintah menjaga agar perusahaan atau pemberi kerja bisa berjalan dengan baik, tapi juga pekerja jangan dengan upah murah,” kata Wahyu kepada media di Jakarta, Senin (6/11/2017).

Berdasarkan daftar UMP 2018 dari Kemenaker, hanya UMP di Provinsi Maluku Utara yang belum terdaftar. Sementara di 3 provinsi yakni Nusa Tenggara Barat, Nusa Tengara Timur dan Maluku kenaikannya melebihi 8,71 persen dikarenakan belum mencapai angka Kebutuhan Hidup Layak (KHL).

Berikut ini daftar UMP 2018:

Berikut ini daftar UMP 2018:

1. Kalimantan Tengah naik 8,71 persen atau Rp 193.998 dari UMP 2017 Rp 2.227.307 menjadi Rp 2.421.305

2. D.I Yogyakarta naik 8,71 persen atau Rp 116.508 dari UMP 2017 Rp 1.337.645 menjadi Rp 1.454.154

3. Lampung naik 8,71 persen atau Rp 166.225 dari UMP 2017 Rp 1.908.447 menjadi Rp 2.074.673

4. Sumatera Utara naik 8,71 persen atau Rp 170.833 dari UMP 2017 Rp 1.961.356 menjadi Rp 2.132.188

5. Papua Barat naik 10,14 persen atau Rp 245.500 dari UMP 2017 Rp 2.421.500 menjadi Rp 2.667.000

6. Nusa Tenggara Barat naik 11,88 persen atau Rp 193.755 dari UMP 2017 Rp 1.631.245 menjadi Rp 1.825.000

7. Nusa Tenggara Timur naik 8,85 persen atau Rp 135.000 dari UMP 2017 Rp 1.525.000 menjadi Rp 1.660.000

8. Maluku naik 15,44 persen atau Rp 297.220 dari UMP 2017 Rp 1.925.000 menjadi Rp 2.222.220

9. Riau naik 8,71 persen atau Rp 197.431 dari UMP 2017 Rp 2.266.722 menjadi Rp 2.464.154

10. Kalimantan Timur naik 8,71 persen atau Rp 203.7775 dari UMP 2017 Rp 2.339.556 menjadi Rp 2.543.331

11. Jawa Barat naik 8,71 persen atau Rp 123.736 dari UMP 2017 Rp 1.420.624 menjadi Rp 1.544.360

12. Banten naik 8,71 persen atau Rp 168.205 dari UMP 2017 Rp 1.931.180 menjadi Rp 2.099.385

13. Sulawesi Selatan naik 8,71 persen atau Rp 212.142 dari UMP 2017 Rp 2.435.625 menjadi Rp 2.647.767

14. Kalimantan Utara naik 8,71 persen atau Rp 205.103 dari UMP 2017 Rp 2.354.800 menjadi Rp 2.559.903

15. Sumatera Selatan naik 8,71 persen atau Rp 207.995 dari UMP 2017 Rp 2.388.000 menjadi Rp 2.595.995

16. Jambi naik 8,71 persen atau Rp 179.769 dari UMP 2017 Rp 2.063.948 menjadi Rp 2.243.718

17. Sumatera Barat naik 8,71 persen atau Rp 169.782 dari UMP 2017 Rp 1.949.284 menjadi Rp 2.119.067

18. Sulawesi Barat naik 8,71 persen atau Rp 175.750 dari UMP 2017 Rp 2.017.780 menjadi Rp 2.193.530

19. Kalimantan Selatan naik 8,71 persen atau Rp 196.671 dari UMP 2017 Rp 2.258.00 menjadi Rp 2.454.671

20. Jawa Tengah naik 8,71 persen atau Rp 119.065 dari UMP 2017 Rp 1.367.000 menjadi Rp 1.486.065

21. Sulawesi Utara naik 8,71 persen atau Rp 226.286 dari UMP 2017 Rp 2.598.000 menjadi Rp 2.824.286

22. Kepulauan Riau naik 8,71 persen atau Rp 205.421 dari UMP 2017 Rp 2.358.454 menjadi Rp 2.563.875

23. Jawa Timur naik 8,71 persen atau Rp 120.894 dari UMP 2017 Rp 1.388.000 menjadi Rp 1.508.894

24. DKI Jakarta naik 8,71 persen atau Rp 292.285 dari UMP 2017 Rp 3.355.750 menjadi Rp 3.648.035

25. Gorontalo naik 8,71 persen atau Rp 176.813 dari UMP 2017 Rp 2.030.000 menjadi Rp 2.206.813

26. Bali naik 8,71 persen atau Rp 170.430 dari UMP 2017 Rp 1.956.727 menjadi Rp 2.127.157

27. Aceh naik 8,71 persen atau Rp 217.750 dari UMP 2017 Rp 2.500.000 menjadi Rp 2.717.750

28. Banka Belitung naik 8,71 persen atau Rp 220.770 dari UMP 2017 Rp 2.534.673 menjadi Rp 2.755.443

29. Bengkulu naik 8,71 persen atau Rp 151.328 dari UMP 2017 Rp 1.737.412 menjadi Rp 1.888.741

30. Sulawesi Tengah naik 8,71 persen atau Rp 157.457 dari UMP 2017 Rp 1.807.775 menjadi Rp 1.965.232

31. Sulawesi Tenggara naik 8,71 persen atau Rp 174.427 dari UMP 2017 Rp 2.002.625 menjadi Rp 2.177.052.

32. Kalimantan Barat naik 8,71 persen atau Rp 164.000 dari UMP 2017 Rp 1.882.900 menjadi Rp 2.046.900

33. Papua naik 8,71 persen atau Rp 232.003 dari UMP 2017 Rp 2.663.646 menjadi Rp 2.895.650

34. Maluku Utara belum terdaftar. HK

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan