Caleg PAN Desak Pemerintah Naikkan Status Lombok Jadi Bencana Nasional

Amanat.news – Efek bencana yang sangat luas di Lombok menyulut keprihatinan banyak pihak sekaligus memunculkan kekhawatiran baru jika penanganan yang dilakukan pemerintah kurang maksimal.

fahmi 300x188 - Caleg PAN Desak Pemerintah Naikkan Status Lombok Jadi Bencana Nasional
Khairul Fahmi, yang juga Pemerhati masalah pertahanan dan keamanan ISES yang juga Caleg DPR RI PAN Dapil Bali

“Saya baru saja menengok kawasan yang paling terdampak bencana Gempa Lombok, yaitu Kabupaten Lombok Utara. Sepanjang perjalanan, pemandangan pantai yang cantik tak lagi mampu memesona. Bangunan yang tak lagi utuh, rumah-rumah warga yang porak poranda rata dengan tanah, terlalu menusuk hati,” tandas Khairul Fahmi, Caleg DPRI RI PAN Dapil Bali yang putera asli Lombok itu.

Karena alasan kerusakan yang luas dan cukup massif itulah, Fahmi – demikian ia biasa disapa – mendesak pemerintah untuk menetapkan bencana di Lombok sebagai bencana nasional. Dengan penetapan status tersebut diharapkan penanganan yang dilakukan bisa lebih cepat dan maksimal.

“Ingat, bencana adalah ketidakpastian. Suatu ketidakpastian dalam durasi yang panjang selalu berpotensi melahirkan krisis dan konflik. Artinya, akan ada potensi gangguan keamanan negara baik intensitas rendah hingga tinggi. Ini mungkin terkesan berlebihan. Tapi melihat geliat potensi kekerasan ekstrim dan fakta empiris masih tingginya angka kejahatan di daerah ini, kita harus berfikir serius,” tandas Fahmi yang juga Pemerhati masalah pertahanan dan keamanan ISES tersebut.

Selain itu, lanjut Fahmi, Lombok sedang mendapat perhatian dunia karena menjadi tujuan wisata halal terbaik dan sedang sangat bergairah dengan potensi ini.

Karenanya, penanganan bencana yang tak maksimal dikhawatirkan bakal mengganggu potensi turunan dari gairah wisata tersebut.

“Karenanya, sebelum penanggulangan bencana ini berkembang menjadi persoalan sosial ekonomi yang lebih rumit hingga meningkatkan potensi gangguan keamanan serius, maka mendesak diperlukan kebijakan-kebijakan khusus dari pemerintah pusat, salah satunya dengan menetapkan bencana Lombok menjadi bencana nasional. Semoga hal ini menjadi perhatian para pemangku kebijakan,” pungkas Fahmi.//cw

Tinggalkan Balasan