Bersepeda Pancal Puluhan Kilometer, Petani Garam Temui Zulhasan

Amanat.news – Dengan mengendarai sepeda pancal yang biasa mereka gunakan untuk mengangkut garam, puluhan petani garam dari beberapa desa di Sampang mendatangi arena temu kader PAN di Gedung BPU, Jalan Trunojoyo – Sampang.

IMG 3378 - Bersepeda Pancal Puluhan Kilometer, Petani Garam Temui Zulhasan
H Malik Effendi, SH, MH (kiri), anggota DPRD Propinsi Jawa Timur dari Dapil Jatim XI, menunjukkan sepeda yang digunakan para petani garam dari desa mereka untuk menemui Zulhaan di Sampang

Sepeda yang mereka gunakan itu memang menarik perhatian tersendiri, sebab semuanya tidak menggunakan sadel depan. Sadel depan sengaja dihilangkan karena untuk meletakkan karung-karung garam. Pengendaranya akan naik di sadel boncengan sambil mengayuh pedal.

Untuk mencapai Kota Sampang, beberapa diantaranya bahkan harus rela menempuh puluhan kilometer untuk bisa mencapai lokasi acara. “Kami ingin Pak Zul bisa menyuarakan aspirasi kami ke pusat,” tandas salah seorang di antara mereka.

Para petani garam di Sampang berkeluh soal anjloknya harga garam, yang membuat kehidupan mereka menjadi makin berat.

“Setelah adanya garam impor, garam lokal akan anjlok. Sedangkan para industri pasti akan mengambil dari luar karena lebih murah dan lebih gampang membuatnya,” tutur perwakilan petani.

“Yang saya tahu garam Madura kualitasnya bagus kenapa harga sampai anjlok. Maka dari itu, saya akan memperjuangkan benar agar garam yang berada di Madura supaya di perhatikan,” kata Zulhasan di hadapan para wartawan yang mengkonfirmasi kedatangan para petani garam tersebut.

Menurut Zulhasan, seharusnya sebelum pemerintah impor garam luar, garam lokal di perhatikan dulu agar masyarakat bisa sejahtera apabila garamnya terjual.//cw

Tinggalkan Balasan