Sab. Mar 28th, 2020

Belum Temui Amien Rais, Komitmen Zulhas Menetralisir Potensi Konflik di Tubuh PAN Dipertanyakan

2 min read
DSC09207 - Belum Temui Amien Rais, Komitmen Zulhas Menetralisir Potensi Konflik di Tubuh PAN Dipertanyakan

Amanat.news – Keinginan berbagai pihak agar Zulkifli Hasan segera melakukan konsolidasi dan mengakomodir semua pihak dalam kepengurusan partai ternyata masih belum dirasakan oleh kubu Mulfachri – Hanafi.

Hal tersebut diungkapkan oleh salah seorang anggota tim pemenangan Mulfachri – Hanafi, Muslim Ayub.

“Duduk bersama saja, bertemu (dengan Amien Rais) belum. Belum ada yang diakomodasi dari kubu Pak Mulfachri (Harahap) atau Hanafi (Rais),” ujar politikus PAN, Muslim Ayub, sebagaimana dikutip Republika.co.id.

Menurutnya, jika PAN memang ditarget bisa tiga besar maka mengakomodir Amien Rais adalah hal yang mutlak harus dilakukan harus dilakukan. Sebab, ia merupakan pendiri dan sosok yang berpengaruh bagi partai berlambang matahari itu.

“PAN tanpa Pak Amien akan bubar, dia pendiri dia yang membidangi partai. Pak Amien ingin partai ini kembali besar, bukan ingin membentuk partai baru,” ujar Muslim yang merupakan tim pemenangan Mulfachri – Hanafi pada gelaran Kongres V PAN lalu.

Ia juga mengajukan usulan sebagai bentuk iktiar konsolidasi dan akomodatif semua kekuatan di PAN, agar konflik bisa direduksi, yakni dengan menjadikan Hanafi Rais sebagai Sekretaris Jenderal PAN.

“Suara dari kami Sekjen Hanafi, keinginan kami itu, karena ingin partai ini besar, jalan tengah dari kekompakan,” ujarnya.

Menurutnya, Hanafi adalah sosok yang mewarisi integritas dan kompetensi dari pendiri PAN, Amien Rais. Sehingga di bawah kepengurusannya, partai berlambang matahari itu dapat kembali berjaya.

“Kalau partai ini mau besar, duduk dengan beliau, Pak Amien, Hanafi Rais. Kalau begini terus, belum ada (pertemuan dengan Amien Rais), ya banyak yang mempertanyakan komitmen untuk menjadikan partai ini lebih besar,” ujar Muslim.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya bahwa konflik internal di PAN akan segera berakhir dengan adanya susunan kepengurusan PAN periode 2020-2025 yang disebut oleh politikus PAN Totok Daryanto telah mengakomodir semua pihak.

Susunan kepengurusan periode 2020-2025 itu dinilai penetralisir konflik yang terjadi selama ini. Politikus PAN Totok Daryanto mengatakan, Ketua Umum terpilih DPP PAN, Zulhas telah menandatangani surat keputusan terkait susunan kepengurusan partai tersebut periode 2020-2025.

Totok mengungkapkan, akan ada kejutan dalam susunan kepengurusannya. Menurutnya, susunan kepengurusan PAN lima tahun ke depan akan diisi kader muda-tua, dan ada unsur dari pendukung Mulfachri Harahap, Asman Abnur, dan Drajad Wibowo.//cw

Tinggalkan Balasan

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.