Rab. Des 11th, 2019

Begini Cara Sakti Kediri Jaga Kesetiaan Pemilih

2 min read
am 1 - Begini Cara Sakti Kediri Jaga Kesetiaan Pemilih

Amanat.newsTetali batin yang terus diasah dan dikuatkan di jaringan pemenangan Sakti ternyata mampu menjadi benteng ampuh menahan gempuran tsunami money politic di pileg 2019 lalu.

harsono - Begini Cara Sakti Kediri Jaga Kesetiaan Pemilih
Widyo Harsono, Koordinator Sakti Kabupaten Kediri

Sakti adalah wadah komunikasi kader pendukung caleg PAN di empat kecamatan di Kabuaten Kediri dan beberapa kecamatan di Kabupaten Blitar. “Di Sakti, terus memelihara silaturahmi dan saling memberikan perhatian antar kader sudah menjadi budaya, kita sudah terikat dalam wadah paseduluran (persaudaraan, red) bukan semata hubungan musiman saat pemilu berlangsung,” kata Widyo Harsono.

Harsono adalah koordinator Sakti di wilayah Kabupaten Kediri yang pada tahun ini terpilih menjadi anggota DPRD II Kabupaten Kediri dari PAN.

Menurut Harsono, hal-hal kecil seperti itu penting untuk dilakukan sebagai ikhtiar untuk memelihara rekatnya jalinan komunikasi antara caleg (dewan) dengan kader yang menyokong perjuangan pemenangannya.

Lewat perhatian-perhatian seperti itulah, Harsono merawat hubungan dengan jaringan kader yang menjadi ujung tombak komunikasi dengan masyarakat pemilihnya. Sehingga hubungan yang terbangun bukan sekedar hubungan temporer musiman belaka, tapi lebih dalam.

Posisi kader dalam ajang pemilu memang cukup penting. Karena merekalah yang melakukan serangan menyusup kantong-kantong calon pemilih layaknya pasukan infanteri yang merayap untuk menemukan target dan mematikan musuh.

Sakti adalah contoh bagaimana hubungan antara caleg dan pendukungnya bisa terus terpelihara dan langgeng serta saling menguatkan. Tak hanya sekedar diikat oleh hubungan kepentingan musiman saat pemilu, setelah itu terputus.

Pola hubungan yang demikian ini bisa menjawab problem yang selama ini dikeluhkan masyarakat bahwa caleg setelah jadi kurang mendengar aspirasi masyarakat sehingga kebijakan-kebijakan yang diambil tak pernah bisa dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat pemilihnya.

Penggagas sekaligus pendiri Sakti, Ir. H A Risky Sadiq mengungkapkan secara psikologis kondisi sekarang ini menuntut para politisi lebih banyak mendengar harapan, keinginan, kebutuhan, bahkan kecemasan publik, Beragam persoalan mencuat ke permukaan, baik pada level nasional maupun lokal. Dan jawaban atas persoalan-persoalan seperti ini, hanya memuaskan publik sesaat saja yakni saat kampanye politik.

“Nah, wadah semacam Sakti ini bisa menjadi ajang perjumpaan pikiran atau bahkan fisik, sehingga antara masyarakat dan anggota dewan bisa dipersatukan dalam kepentingan bersama untuk memperjuangkan apa yang bisa memberi manfaat bersama,” tandas Risky sadiq.//cw

Tinggalkan Balasan

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.